Euro Menuju ke Level 11 Tahun Terendah

EURO MENUJU KE LEVEL 11 TAHUN TERENDAH

Euro Menuju ke Level 11 Tahun Terendah
22 January 2015 in Berita Forex Terkini - Kabar Pasar Hari Ini - by Eko Trijuni

Euro menuju level terendah dalam lebih dari 11 tahun terhadap dolar karena Bank Sentral Eropa mempersiapkan pertemuan di mana para pembuat kebijakan diperkirakan akan membeli obligasi di bawah kebijakan pelonggaran kuantitatif.

Dolar Australia dan Selandia Baru mengalami kerugian setelah Bank of Canada secara tak terduga menurunkan suku bunga, memacu spekulasi bahwa bank sentral negara-negara Pasifik Selatan 'akan mendukung kebijakan moneter yang lebih longgar.

Mata uang euro mendapatkan keuntungan terhadap dolar di New York setelah dua pejabat bank sentral mengatakan bahwa para pembuat kebijakan yang dipimpin oleh Mario Draghi akan mengusulkan pembelian 50000000000 ($ 58 miliar) aset per bulan sampai 2016.

Euro jatuh 0,1 persen menjadi $ 1,1597 di Tokyo dari harga kemarin. Meluncur ke $ 1,1460 pada 16 Januari, level terlemah sejak November 2003. Mata uang Euro tidak berubah pada 136,96 . Dolar naik 0,1 persen menjadi 118,13 .

Index Dollar yang melacak mata uang AS terhadap 10 mata uang utama, naik 0,1 persen menjadi 1,146.68, menguat untuk hari kelima. Ditutup pada level 1,147.54 pada tanggal 8 Januari yang merupakan harga tertinggi sejak 2004.

Proposal pembelian obligasi ECB akan dibahas oleh dewan pengambilan keputusan sebelum pernyataan keputusan pada hari ini, tetapi desain masih dapat berubah secara signifikan, menurut para pejabat bank sentral mengatakan. Pembelian tidak akan dimulai sebelum 1 Maret, salah satu dari orang-orang tersebut. Seorang juru bicara ECB menolak memberikan komentar.

Proposal untuk menyuntikkan sebanyak 1100000000000 mencerminkan tekad Draghi untuk memperluas neraca ECB untuk mencegah ancaman deflasi dan menempatkan perekonomian di kawasan Eropa kembali masuk jalur positif.

Kiwi dan Aussie telah mengalami penurunan terbesar di antara 31 mata uang utama kemarin, di belakang dolar Kanada, setelah bank sentral negara itu secara tak terduga memangkas suku bunganya menjadi 0,75 persen dari 1 persen.

Dolar Australia tidak berubah pada 80,85 sen AS. Mata uang Selandia Baru berada di 75,52 sen, setelah jatuh ke level 75,45 sen, terendah sejak Juni 2012.

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background