Emas naik 1% karena melemahnya dolar, harapan kebijakan Fed yang dovish

EMAS NAIK 1% KARENA MELEMAHNYA DOLAR, HARAPAN KEBIJAKAN FED YANG DOVISH

Emas naik 1% karena melemahnya dolar, harapan kebijakan Fed yang dovish
15 September 2020 in Berita Forex Terkini - Kabar Pasar Hari Ini - by Adi Nugroho
  • Emas melonjak sekitar 1% seiring US dolar yang cenderung melemah
  • Ekspektasi seputar Federal Reserve AS yang mempertahankan kebijakan moneter dovishnya minggu ini semakin meningkatkan daya pikat logam safe haven
  • The Fed diharapkan untuk mempertahankan tingkat target inflasi dan mereka akan meningkatkan pembelian Quantitative Easing (QE)
  • Dari sisi teknikal Emas saat ini berpotensi naik menguji puncak tertinggi minggu lalu dikisaran 1966, jika tembus ada potensi emas naik hingga kisaran 1980-an

Emas melonjak sekitar 1% karena us dolar melemah, sementara ekspektasi seputar Federal Reserve AS yang mempertahankan kebijakan moneter dovishnya minggu ini semakin meningkatkan daya pikat logam safe haven.

Spot emas naik 0,9% menjadi $ 1,959.64 per ounce. Emas berjangka AS naik 1,1% menjadi $ 1.969.

"Emas naik karena dolar berada di bawah sedikit tekanan. Kami juga melihat Steven Mnuchin menunjukkan bahwa mereka menginginkan semacam kesepakatan stimulus fiskal dilakukan, sehingga akan semakin melemahkan dolar," kata Phillip Streible, kepala strategi pasar di Blue Line Futures di Chicago, merujuk pada menteri keuangan AS.

Dolar turun 0,4% terhadap saingannya, memperkuat daya tarik emas bagi investor yang memegang mata uang lain. Mnuchin mengatakan masih mungkin ada kesepakatan dengan AS.

Kongres untuk bantuan yang lebih federal terkait virus korona dan bahwa dia menantikan proposal bipartisan dari anggota parlemen yang diharapkan pada Senin malam.

Bullion telah naik 29% tahun ini didorong oleh stimulus besar-besaran dari bank sentral global untuk memerangi dampak pandemi virus corona. Investor sekarang mengamati keputusan kebijakan Fed yang akan dirilis pada hari Rabu.

"The Fed diharapkan untuk mempertahankan tingkat target inflasi, kami akan menjalankan 2% untuk beberapa waktu dan mereka akan meningkatkan pembelian Quantitative Easing (QE), jadi emas harus tetap mendukung itu," kata Streible.

Pelaku pasar juga menunggu keputusan kebijakan Bank of Japan dan Bank of England yang jatuh tempo pada hari Kamis.

Sementara itu, Uni Eropa meningkatkan tekanan pada Perdana Menteri Boris Johnson untuk mundur dari pelanggaran perjanjian perceraian Brexit.

Emas akan terus bergerak lebih tinggi karena ketidakpastian politik di Amerika Serikat, Brexit dan secara keseluruhan kondisi ekonomi yang lemah di dunia, kata Jeffrey Christian, mitra pengelola CPM Group.

Raih peluang maksimal dengan trading toolbox!

Miliki berbagai macam cara dan metode untuk menaklukan market menggunakan robot, signal, CTO, market insights serta fitur unggulan lainnya yang telah teruji dan terbukti performanya. Miliki trading toolbox (QuickPro App) sekarang juga!

Ikuti Webinar

Share :

FOREXimf Footer Background