Emas Melonjak Lebih Dari 2% Karena Dolar Merosot
TRADING EMAS DAPAT EMAS TANPA DIUNDI, LEVERAGE 1:200 
 DAPATKAN EMAS LEBIH BANYAK, LEBIH UNTUNG!

EMAS MELONJAK LEBIH DARI 2% KARENA DOLAR MEROSOT

Emas Melonjak Lebih Dari 2% Karena Dolar Merosot
05 January 2021 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Adi Nugroho
  • Harga emas naik lebih dari 2% ke level tertinggi dalam hampir dua bulan
  • US Dolar merosot menjelang pemilihan putaran kedua untuk kedua kursi Senat AS dari Georgia.
  • Indeks dolar merosot ke level terendah 2-1 / 2 tahun, membuat emas batangan lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya
  • Dari sisi teknikal emas berpotensi naik menguji puncak dikisaran 1960-an

Harga emas naik lebih dari 2% ke level tertinggi dalam hampir dua bulan, didukung oleh penurunan dolar menjelang pemilihan putaran kedua untuk kedua kursi Senat AS dari Georgia.

Spot emas naik 2,4% menjadi $ 1.943,13 per ounce. Sesi tertinggi $ 1.944,11 adalah angka tertinggi sejak 9 November. Emas berjangka AS ditutup naik 2,7% pada $ 1,946.60.

"Ada kemungkinan bahwa kita akan melihat stimulus yang signifikan, yang akan menyebabkan penurunan lebih lanjut dalam dolar," kata Jeffrey Sica, pendiri dari Circle Squared Alternative Investments.

Indeks dolar merosot ke level terendah 2-1 / 2 tahun, membuat emas batangan lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya. Investor sedang menonton pemilihan putaran kedua hari Selasa di Georgia, yang akan memutuskan partai mana yang mengontrol Senat AS.

"Pemilihan Senat minggu ini bisa menjadi peristiwa besar yang mengganggu sehingga emas menguat," tambah Sica.

Jika Demokrat terpilih dari Presiden Joe Biden mendapatkan kendali atas kedua majelis Kongres AS, pemerintahannya akan merasa lebih mudah untuk mendorong kebijakan seperti menulis ulang kode pajak untuk meningkatkan stimulus dan belanja infrastruktur.

Banyak investor melihat emas batangan yang tidak memberikan hasil sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan penurunan nilai mata uang yang mereka khawatirkan dapat dihasilkan dari langkah-langkah stimulus yang besar.

Pembatasan penguncian yang lebih ketat diharapkan terjadi di Inggris dan Jepang, karena kasus COVID-19 meningkat.

Varian virus korona di Afrika Selatan kemungkinan akan berdampak pada harga logam mulia, kata analis StoneX Rhona O'Connell.

Ingin analisa dan insight yang lebih powerful?

Miliki analisa teknikal yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :