Emas di Kisaran $ 1.850, Sentimen Risiko Berkurang

EMAS DI KISARAN $ 1.850, SENTIMEN RISIKO BERKURANG

Emas di Kisaran $ 1.850, Sentimen Risiko Berkurang
11 January 2021 in Berita Forex - by Adi Nugroho
  • Harga emas memudarkan koreksi korektif hari Jumat dari $ 1.836 dan tekanan bearish masih membayangi.
  • Masalah virus, pergumulan AS-China membebani risiko bahkan ketika stimulus AS berharap mendukung optimisme pasar.
  • Data China menghiasi kalender Asia, Politik di AS juga bisa menjadi katalis bagi pelaku pasar.

Emas bergerak sekitar $ 1,848-50 sementara memperpanjang pemulihan hari Jumat malam di awal sesi perdagangan Asia pada hari Senin. Meskipun virus Corona (COVID-19) dan ketegangan Tiongkok-Amerika menantang sentimen risiko, harapan stimulus AS menguntungkan penjual emas.

Dengan kemenangan terakhir Partai Demokrat di Senat AS, jalan mereka ke Gedung Putih dan dominasi yang jelas di Kongres akan segera terjadi. Pasar mendukung kemenangan Demokrat karena sifat ramah stimulus.

Baru-baru ini, Presiden terpilih AS Joe Biden menyerukan dukungan fiskal segera setelah data ketenagakerjaan bulan Desember Amerika memberikan tekanan tambahan pada pembuat kebijakan untuk bertindak.

Di sisi negatif risiko adalah lonjakan terbaru dalam jumlah virus dari Inggris dan AS, serta penguncian di London, Jepang, dan beberapa bagian Australia dan AS. Lebih lanjut, ketakutan akan ketegangan virus dan ketegangan Tiongkok-Amerika menjadi beban tambahan pada risikonya. Jepang telah menjadi yang terbaru untuk menemukan varian virus yang ditemukan di Inggris.

Perlu dicatat bahwa dorongan untuk mempengaruhi bisnis dan ekuitas China secara negatif, terutama didorong oleh AS, baru-baru ini mendapatkan momentum dan dikatakan telah mendorong Goldman Sachs dan Morgan Stanley untuk meninggalkan beberapa produk dari Hong Kong.

Di tengah permainan ini, S&P 500 Futures turun 0,12% tetapi AUD / USD baru-baru ini menyambut baik kinerja benchmark Wall Street dan imbal hasil Treasury AS 10-tahun.

Ke depan, angka inflasi utama China, yaitu Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Indeks Harga Produsen (PPI) untuk Desember, diharapkan masing-masing 0,1% dan -0,8% versus -0,5% dan -1,5% sebelumnya, akan menjadi data utama yang harus diperhatikan. Meskipun perhatian utama akan diberikan pada katalis risiko di mana pembaruan virus dan berita paket bantuan AS dapat diamati.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Ikuti Happy Trader

Share :