Dollar Jatuh Setelah Data A.S. Mengecewakan

DOLLAR JATUH SETELAH DATA A.S. MENGECEWAKAN

Dollar Jatuh Setelah Data A.S. Mengecewakan
13 October 2017 in Berita Forex Terkini - by Eko Trijuni

Dolar A.S. jatuh ke level terendah lebih dari dua minggu terhadap mata uang utama lainnya pada hari Jumat, setelah rilis data AS yang suram membasahi optimisme mengenai kekuatan ekonomi dan memicu ketidakpastian mengenai kenaikan suku bunga A.S. yang potensial sebelum akhir tahun.

Greenback terpukul setelah Departemen Perdagangan A.S. mengatakan bahwa harga konsumen naik kurang dari yang diperkirakan pada bulan September, keduanya secara bulanan dan tahunan.

Sebuah laporan terpisah menunjukkan bahwa penjualan ritel A.S. juga meningkat kurang dari yang diantisipasi analis bulan lalu. Namun, pembacaan inti melampaui ekspektasi pasar.

Laporan tersebut muncul setelah risalah rapat kebijakan Federal Reserve bulan September pekan ini menunjukkan bahwa para pembuat kebijakan tetap terbagi atas inflasi. Beberapa orang khawatir kenaikan inflasi A.S. yang lebih rendah dari perkiraan dapat mencegah Fed menaikkan suku bunga pada bulan Desember.

EUR / USD naik 0,34% menjadi 1,1831, bergerak mendekati puncak dua minggu di hari Kamis di 1,1880, sementara GBP / USD menguat 0,41% diperdagangkan pada level tertinggi dua minggu di 1,3317.

Pound didorong oleh laporan oleh koran Jerman Handelsblatt pada hari Kamis bahwa Inggris dapat tinggal di Uni Eropa selama dua tahun lagi.

Surat kabar tersebut mengindikasikan bahwa tawaran Uni Eropa terkait dengan kesepakatan memenuhi seluruh kewajibannya sebagai negara anggota, namun menyerahkan hak pilihnya.

Sterling awalnya turun setelah negosiator Uni Eropa Michel Barnier mengumumkan pada hari Kamis bahwa perundingan Brexit berada pada "jalan buntu". Sementara itu, Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengulangi dalam sebuah pidato pada hari Kamis bahwa pembelian aset ECB akan berlanjut sampai pejabat melihat peningkatan yang berkelanjutan dalam prospek inflasi.

Di tempat lain, USD / JPY turun 0,50% menjadi 111,71, sementara USD / CHF turun 0,40% menjadi 0,9715.

Dolar Australia dan Selandia Baru menguat, dengan AUD / USD naik 0,81% pada 0,7883 dan dengan NZD / USD naik 0,74% diperdagangkan pada 0,7180 setelah data sebelumnya menunjukkan bahwa impor China meningkat sebesar 18,7% bulan lalu, mengalahkan ekspektasi, sementara ekspor naik kurang dari yang diharapkan sebesar 8,1%.

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background