Aksi Jual Menyebar ke Asia Setelah S&P 500 Jatuh

AKSI JUAL MENYEBAR KE ASIA SETELAH S&P 500 JATUH

Aksi Jual Menyebar ke Asia Setelah S&P 500 Jatuh
11 December 2014 in Berita Forex Terkini - by Eko Trijuni

Saham Asia melemah, dipimpin oleh saham Jepang, dan melemahnya dolar setelah jatuhnya harga minyak memicu kerugian terbesar bagi saham AS sejak Oktober. Dolar Australia naik setelah laporan pekerjaan mengalahkan perkiraan.

Indeks Topix melemah 1,8 persen di Tokyo, sementara Indeks Australia S & P / ASX 200 turun 0,7 persen. Kontrak indeks Standard & Poor 500 berfluktuasi setelah saham ukuran AS jatuh 1,6 persen. Yen naik 0,2 persen, memperpanjang lonjakan penguatan terbesar dalam 18 bulan, sedangkan euro dan emas naik 0,3 persen. Aussie menguat 0,6 persen. Harga minyak mentah West Texas Intermediate naik 0,5 persen setelah terjun 4,5 persen.

Hasil Treasury 10-tahun turun menjadi 2,17 persen ketika harga minyak terus melemah dalam lima tahun mendorong aksi jual dari saham logam dan obligasi perusahaan. OPEC memangkas perkiraan minyak mentah yang akan diperlukan pada tahun 2015 setelah harga minyak jatuh ke level terendah dalam 12 tahun dan persediaan minyak mentah AS naik ke level tertinggi sejak 1982, kata biro Administrasi Informasi Energi. Jatuhnya harga minyak telah mengangkat kekhawatiran deflasi yang terjadi dari Tokyo ke Beijing dan Brussels di tengah melemahnya pertumbuhan global.

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background