ANALISA FOREX MINGGUAN 4-8 MEI 2015

ANALISA FOREX MINGGUAN 4-8 MEI 2015

04 May 2015, 11:07 WIB in Analisa Mingguan - by Eko Trijuni

USD Tak Mampu Tahan Penguatan Euro

Pekan lalu, USD mengalami sedikit guncangan dan tak mampu menahan laju penguatan euro. Federal Reserve kembali menurunkan proyeksi ekonomi Amerika Serikat seiring tersendatnya kemajuan data ekonomi. Inflasi diperkirakan akan kembali naik ke kisaran 2% dan sektor tenaga kerja masih belum mendukung untuk kenaikan suku bunga; meskipun rilis data klaim pengangguran pekan lalu memperlihatkan terjadi penurunan sebesar 34.000. Meskipun demikian, Federal Reserve percaya bahwa perekonomian AS akan mengalami pemulihan di kuartal II-2015. Berikut adalah data ekonomi penting di pekan ini:
  1. Pengumuman suku bunga Australia: Selasa (5/5), 11.30 WIB
Reserve Bank of Australia (RBA) menahan suku bunga di 2,25% di bulan April. Pemangkasan suku bunga terakhir yang dilakukan di bulan Februari sebenarnya didesain untuk membantu pertumbuhan di sektor pertambangan. Kali ini diperkirakan tidak akan ada perubahan tingkat suku bunga, namun diperkirakan tidak 100% anggota dewan gubernur setuju menahan suku bunga. Ini berarti masih ada kemungkinan RBA akan kembali memangkas suku bunga di bulan-bulan mendatang.
  1. US Trade Balance: Selasa (5/5), 19.30 WIB
Defisit neraca perdagangan Amerika Serikat menyempit di bulan Februari, menyentuh level terendah sejak tahun 2009 di $35,4 milyar. Ini menepis perkiraan ekonom yaitu pembengkakan defisit perdagangan menjadi $43,1 milyar. Penguatan USD, menurunnya permintaan global dan rendahnya harga minyak dunia kemungkinan mempengaruhi neraca perdagangan bulan Februari tersebut. Meskipun kerugian mengecil namun pertumbuhan ekonomi diperkirakan akan melambat di kuartal pertama 2015 ini. Di bulan Maret, defisit perdagangan kemungkinan akan bertambah menjadi minus $29,7 milyar.
  1. US ISM Non-Manufacturing PMI: Selasa (5/5), 21.00 WIB
Sektor non-manufaktur terus mengalami ekspansi di bulan Maret, namun tidak terlalu cepat. Mayoritas responden dalam survey yang dilakukan merasa puas akan kondisi ekonomi dan bisnis secara umum. Non-manufacturing PMI di bulan April diperkirakan akan mencapai angka 56.2.
  1. US ADP Non-Farm Payrolls: Rabu (6/5), 19.15 WIB
Sektor swasta di AS hanya mampu menambah lapangan pekerjaan sebesar 189.000 di bulan Maret. Angka tersebut berada di bawah perkiraan pasar, yaitu 227.000; juga lebih rendah daripada angka bulan sebelumnya yaitu 212.000. Beberapa penyebab penurunan tersebut di antaranya adalah cuaca musim dingin yang buruk dan penguatan USD. Di bulan April, diperkirakan penambahan lapangan pekerjaan di sektor swasta naik sebesar 185.000.
  1. Pernyataan Janet Yellen: Rabu (6/5), 20.15 WIB
Ketua Federal Reserve, Janet Yellen, dijadwalkan akan memberikan pernyataan di Washington DC. Ia kemungkinan akan berbicara tentang keputusan suku bunga yang diambil FOMC baru-baru ini serta kondisi lapangan pekerjaan. Kemungkinan volatilitas pasar akan meningkat merespon pernyataan Yellen.
  1. Data tenaga kerja Australia: Kamis (7/5), 09.30 WIB
Lapangan pekerjaan di Australia bertambah sebesar 37.000 di bulan Maret; mayoritas adalah posisi pegawai tetap. Sementara itu tingkat pengangguran turun menjadi 6,1%. Naiknya produktivitas telah menyebabkan perusahaan merekrut lebih banyak tenaga kerja. Membaiknya lapangan pekerjaan diharapkan akan memicu pertumbuhan ekonomi. Kali ini, lapangan pekerjaan di Australia diperkirakan akan bertambah sebanyak 3.100, sementara tingkat pengangguran diperkirakan naik ke 6,2%.
  1. US Unemployment Claims: Kamis (7/5), 19.30 WIB
Jumlah klaim pengangguran di Amerikan Serikat mengalami penurunan di pekan lalu ke level terendah sejak tahun 2000; menandakan bahwa pelemahan yang terjadi di bulan Maret hanya bersifat sementara. Jumlah klaim pengangguran turun sebesar 34.000 menjadi 262.000.
  1. Pemilu Inggris: Kamis (7/5)
Calon incumbent David Cameron dari koalisi partai Konservatif-LibDem, mengampanyekan pemulihan ekonomi; sementara pemimpin Partai Buruh, Ed Milliband menyoroti menurunnya standar hidup. Pasar lebih suka jika pemilu dimenangkan oleh Partai Konservatif. Namun kondisi saat ini cukup kompleks, di mana kedua kubu sama-sama memiliki peluang untuk menang. Situasi yang tak pasti ini menekan poundsterling.
  1. US Non-Farm Payrolls: Jumat (8/5), 19.30 WIB
Data US NFP mengecewakan di bulan lalu, yang hanya mencatatkan pertumbuhan lapangan pekerjaan sebanyak 126.000, jauh di bawah perkiraan analis yaitu 246.000. Data tersebut juga berada di bawah rilis data sebelumnya yaitu 295.000. Sementara itu tingkat pengangguran tetap berada di 5,5%, sejalan dengan perkiraan. Data selanjutnya diperkirakan ada penambahan lapangan pekerjaan sebanyak 231.000 dan tingkat pengangguran turun menjadi 5,4%.

AnalisaTeknikal Forex Pekan Ini

EUR/USD EURUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 4 MEI 2015 Euro masih bergerak dalam tren penguatan terhadap USD. Saat analisa ini dibuat, harga tengah menguji resistance di 1.12891. Penguatan euro diperkirakan akan berlanjut jika resistance tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 1.14365-1.16013. Sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area support yang berada di kisaran 1.10506-1.09032. Jika koreksi terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 1.11417-1.12891. Berhati-hatilah jika support 1.09032 tembus karena dengan demikian bias mingguan akan berubah menjadi bearish dan berpotensi akan menekan euro hingga kisaran 1.08121-1.06647. AUD/USD AUDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 4 MEI 2015 AUD/USD terlihat menembus trendline yang terlihat di chart H4. Harga juga telah bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart yang sama. Dengan demikian bias mingguan untuk pekan ini cenderung bearish. Saat analisa ini dibuat, harga tengah menguji support yang berada di kisaran 0.78010. Jika support tersebut tembus, Aussie diperkirakan akan terus melemah hingga kisaran 0.77365-0.76965. Sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area resistance yang berada di kisaran 0.79055-0.79700. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 0.78655-0.78010. Berhati-hatilah jika resistance 0.79700 tembus karena dengan demikian bias mingguan akan berubah menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat Aussie hingga kisaran 0.80100-0.80745. GBP/USD GBPUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 4 MEI 2015 GBP/USD terlihat menembus trendline yang terlihat di chart H4. Harga juga telah bergerak di bawah MA 20 dan MA 50 di chart yang sama. Dengan demikian bias mingguan untuk pekan ini cenderung bearish. Saat analisa ini dibuat, harga tengah menguji support yang berada di kisaran 1.51131. Jika support tersebut tembus, sterling diperkirakan akan terus melemah hingga kisaran 1.49665-1.48758. Sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area resistance yang berada di kisaran 1.53051. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 1.52037-1.51131. Berhati-hatilah jika resistance 1.53051 tembus karena dengan demikian bias mingguan akan berubah menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat sterling hingga kisaran 1.54064-1.54970. USD/JPY USDJPY ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 4 MEI 2015 USD/JPY masih bergerak dalam bias bullish. Saat analisa ini dibuat, harga tengah menguji resistance di 120.279. Pelemahan yen diperkirakan akan berlanjut jika resistance tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 120.702-121.174. Sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area support yang berada di kisaran 119.384. Jika koreksi terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 119.856-120.279. Berhati-hatilah jika support 119.384 tembus karena dengan demikian bias mingguan akan berubah menjadi bearish dan berpotensi akan menekan USD/JPY hingga kisaran 118.911-118.488. USD/CHF USDCHF ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 4 MEI 2015 Swiss franc masih bergerak dalam tren penguatan terhadap USD. Saat analisa ini dibuat, harga tengah menguji support di 0.92756. Penguatan Swiss franc diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 0.91996-0.91147. Sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area resistance yang berada di kisaran 0.93986-0.94745. Jika koreksi terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal beli dengan potensi rebound hingga kisaran 0.93516-0.92756. Berhati-hatilah jika resistance 0.94745 tembus karena dengan demikian bias mingguan akan berubah menjadi bearish dan berpotensi akan mengangkat USD/CHF hingga kisaran 0.95215-0.95975. NZD/USD NZDUSD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 4 MEI 2015 Kiwi tertekan oleh USD. Saat analisa ini dibuat, harga tengah menguji support di 0.75046. Pelemahan Kiwi diperkirakan akan berlanjut jika support tersebut tembus, dengan sasaran hingga kisaran 0.74485-0.74137. Sebagai strategi trading alternatif, perhatikan juga area resistance yang berada di kisaran 0.75955-0.76516. Jika pull-back terjadi ke area tersebut, Anda bisa mencari konfirmasi sinyal jual dengan potensi target hingga kisaran 0.75607-0.75406. Berhati-hatilah jika resistance 0.76516 tembus karena dengan demikian bias mingguan akan berubah menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat Kiwi hingga kisaran 0.76864-0.77425. GOLD GOLD ANALISA FOREX MINGGUAN FOREXIMF 4 MEI 2015 Harga emas saat ini sedang berada di bawah tekanan. Saat analisa ini dibuat, pull-back terjadi mendekati area resistance yang berada di kisaran 1187.05-1197.70. Pekan ini, carilah konfirmasi sinyal jual di area tersebut dengan potensi target hingga kisaran 1180.46-1169.80. Berhati-hatilah jika resistance 1197.70 tembus karena dengan demikian bias mingguan akan berubah menjadi bullish dan berpotensi akan mengangkat harga emas hingga kisaran 1204.29-1214.95.
14 October 2014, 11:56 WIB in Analisa Mingguan - by Eko Trijuni

Analisa Forex Mingguan: 13-17 Oktober 2014

USD sedikit melunak. Pekan ini pasar akan fokus ke data inflasi Inggris, pernyataan Mario Draghi dan Janet Yellen, dan beberapa data besar lainnya.
27 February 2017, 13:52 WIB in Analisa Mingguan - by Eko Trijuni

Analisa Forex Mingguan : 27 Februari - 3 Maret 2017

Fed merilis hasil pertemuan kebijakan yang diadakan pada akhir Januari. Rilis tersebut diharapkan mampu memberikan optimisme kemungkinan kenaikan suku bunga segera pada bulan Maret
11 March 2019, 11:51 WIB in Analisa Mingguan - by Eko Trijuni

Analisa Forex Mingguan : 11 – 15 Maret 2019

Dollar AS menikmati arus safe haven seiring dengan optimisnya data ISM Non-Manufacturing PMI yang mengalahkan perkiraan dengan 59.7 poin. Hasil data NFP mengecewakan dengan hanya 20 ribu pekerjaan yang diperoleh setelah beberapa bulan yang sangat baik, tetapi pertumbuhan upah terus meningkat. 

FOREXimf Footer Background