
Data Ekonomi Kontraksi, Sterling Rentan Terkoreksi Tajam
Penguatan GBP sebelumnya didasari oleh ekspektasi kenaikan suku bunga BoE, namun rilis data PDB Q4 yang kontraksi serta PMI manufaktur yang melemah mengindikasikan ekonomi Inggris tidak siap menopang kebijakan hawkish. Risiko stagflasi yang meningkat membuat posisi beli GBP rentan terhadap koreksi tajam. Di sisi lain, pasar juga menanti data Non-Farm Payrolls (NFP) AS yang memicu penguatan Dolar secara luas, sehingga semakin menambah tekanan jual pada pergerakan harga.
Support Berpotensi Dibreak|
Berdasarkan chart time frame H1, pergerakan harga GBPUSD menunjukkan adanya potensi penembusan support kuatnya. Bias intraday terkonfirmasi bearish setelah harga mampu menembus support kuat tersebut,membuka peluang kuat untuk melanjutkan tren penurunannya.
Prediksi : WEAK GBPUSD
Trade Plan :
|
SELL Area |
: |
1.34071 - 1.34180 |
|
SL |
: |
1.34329 |
|
TP1 |
: |
1.33951 |
|
TP2 |
: |
1.33814 |
|
TP3 |
: |
1.33685 |