pound, pound sterling, GBP/USD

Sterling Melemah Jelang Voting Brexit ke-3

Pound Inggris terpantau lebih rendah terhadap dollar AS pada Jumat pagi di Eropa, berkonsolidasi untuk minggu ini karena pasar bergejolak seiring dengan adanya voting dalam proses Brexit.

Hasil pemungutan suara parlemen Inggris sepakat untuk meminta persetujuan Uni Eropa terkait penundaan Brexit menjelang deadline yang hanya tinggal dua pekan lagi. Inggris sedang bersiap menuju batas waktu Brexit pada 29 Maret, tanpa persetujuan penarikan dari Uni Eropa.

Brexit tanpa kesepakatan bisa saja terjadi pada 29 Maret, apabila strategi May ditolak lagi dan 27 anggota Uni Eropa menolak perpanjangan batas waktu. Sejauh ini, para pemimpin Uni Eropa mempertimbangkan apapun permintaan dari inggris. Namun, mereka ingin mengetahui berapa lama tujuan dan eksistensi perpanjangan, sebelum bertemu di Brussel pekan depan.

GBPUSD berada di 1,3226, turun 0.1%. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0.2% pada 96.605.

Sementara itu yen hampir tidak bergerak setelah Bank of Japan menurunkan prospek ekonomi Jepang tahun ini, tetapi mengumumkan tidak ada langkah-langkah stimulus baru untuk mendukungnya.

Risk appetite juga terganggu oleh komentar dari Menteri Keuangan Steven Mnuchin bahwa KTT yang diusulkan antara AS dan Presiden China Donald Trump dan Xi Jinping tidak akan terjadi sebelum April. Meski begitu, baik Aussie dan Kiwi sedikit menguat.

 


Anda ingin berita fundamental real time dan lebih tajam, yang terbukti menghasilkan 3407 pips dari tanggal 1-28 Februari 2019?

Daftarkan diri Anda sekarang juga, dan dapatkan Signal Trading melalui aplikasi Quick Pro Trading Assistant dan WhatssApp disini.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang analisa kami di kolom komentar.