Produksi Minyak Rusia Tak Berubah, Minyak Masih Berpotensi Melemah

Pada pembukaan perdagangan hari Jumat (3/3/2017) harga minyak terlihat berusaha menguat, namun penguatan tersebut tertahan karena ternyata produksi minyak mentah Rusia tidak mengalami perubahan di bulan Februari. Hal ini menimbulkan tanda tanya apakah kesepakatan pemangkasan produksi minyak dunia benar-benar akan dijalankan dengan optimal.

Produksi minyak mentah Rusia di bulan Februari tidak mengalami perubahan jika dibandingkan dengan produksi di bulan Januari yaitu 11,11 juta barrel per hari, demikian menurut data yang dikeluarkan oleh kementrian energi. Pemangkasan produksi yang dilakukan hanya sebesar 100.000 barrel per hari atau hanya sepertiga dari kesepakatan yang disetujui oleh Moskow bersama OPEC.

Di samping itu, penguatan harga minyak juga tertahan oleh menguatnya USD, yang menguat ke level tertinggi tujuh minggu terhadap mata uang utama dunia menyusul pernyataan hawkish dari pejabat Fed sehingga meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga di bulan ini.

Sementara itu data resmi pemerintah AS memperlihatkan bahwa persediaan minyak mentah AS, yang merupakan konsumen minyak terbesar dunia, naik menjadi 502,2 juta barrel pekan lalu. Ini merupakan kenaikan dalam delapan pekan berturut-turut.

Meskipun demikian harga minyak mentah dunia bisa dikatakan relatif stabil sejak OPEC dan non-OPEC menyepakati pemangkasan produksi minyak guna mengatasi kelebihan pasokan minyak dunia yang menyebabkan harga minyak tertekan.