Perkiraan Data Ekonomi, Tgl 22 September 2016

Keputusan Suku Bunga Fed: Kamis, 01.00 WIB; Konferensi Pers oleh Yellen pukul 01.30 WIB. Data ini paling dinanti dalam beberapa bulan terakhir. Di bulan September biasanya ada update pertumbuhan, tenaga kerja dan inflasi yang merupakan unsur yang diperhitungkan dalam menentukan kebijakan moneter. Proyeksi terakhir di bulan Juni, masih ada kemungkinan dua kali kenaikan suku bunga di tahun 2016. Yellen mengatakan, “Peluang kenaikan suku bunga telah menguat.”

Meskipund demikian, pernyataan tersebut bukanlah kepastian bahwa suku bunga pasti akan naik, apalagi ada anggota FOMC lain yang masih bersikap dovish.

Pertumbuhan ekonomi cukup buruk dalam tiga kuartal terakhir dan inflasi tidak tumbuh dengan cukup cepat. Lagipula data tenaga kerja bulan Agustus tidak terlalu memuaskan.

Jika Fed jadi menaikkan suku bunga maka ada kemungkinan USD akan menguat tajam. Jika suku bunga tidak berubah, fokus pasar akan bergeser kepada data pertumbuhan ekonomi, tenaga kerja dan inflasi serta pernyataan resmi dari Janet Yellen. Jika pernyataan Yellen bernada hawkish, atau setidaknya ia membuka peluang bagi kenaikan suku bunga di bulan Desember (setelah pemilu), USD kemungkinan besar akan tetap mendapatkan dukungan untuk menguat.

Tetapi jika pernyataan Yellen cenderung dovish, USD bisa jadi akan tertekan.

Keputusan Suku Bunga RBNZ: Kamis, 04.00 WIB. Bank sentral Selandia Baru memangkas suku bunga ke level terendah barunya di angka 2.0% di bulan Agustus lalu, sejalan dengan perkiraan pasar. Langkah itu diambil untuk menandingi rendahnya inflasi. Gubernur RBNZ, Graeme Wheeler menyatakan bahwa ia memperkirakan inflasi akan berada di area pertengahan dari target inflasi.

Wheeler juga mengumumkan aturan kredit baru untuk investor di sektor properti untuk meredam pasar perumahan dan memungkinkan pemangkasan suku bunga di bulan-bulan mendatang.

US Unemployment Claims: Kamis, 19.30 WIB. Jumlah warga negara AS yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran pekan lalu mengalami kenaikan namun di bawah perkiraan, ke angka 260.000. Para analis sebelumnya memperkirakan jumlah klaim tersebut akan naik menajdi 262.000. Angka ini masih memperlihatkan bahwa sektor lapangan pekerjaan masih terus mengalami penguatan.

Para ekonom memperkirakan klaim tunjangan pengangguran pekan ini akan naik ke 261.000.