Minyak Mentah Naik, Harapan Penurunan Produksi OPEC

Harga minyak naik sekitar 1 persen pada hari Senin adanya harapan produsen OPEC semakin dekat untuk penurunan produksi dalam rangka mengendalikan kelebihan pasokan yang telah membuat harga rendah selama lebih dari dua tahun.

Minyak mentah jenis brent (LCOc1) diperdagangkan pada kisaran $ 47,35 per barel, naik 49 sen atau 1,05 persen, dari harga terakhir. Untuk minyak mentah jenis light sweet (CLc1) naik 0,98 persen, atau 44 sen, di kisaran $ 46,14 per barel.

Para pedagang mengatakan bahwa pasar sedang didukung oleh rencana Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang akan memangkas produksi dalam upaya untuk menopang pasar setelah lebih dari dua tahun harga yang cukup rendah sebagai akibat dari produksi yang melebihi permintaan.

Meski dalam prosesunya kesepakatan sulit untuk dicapai karena beberapa produsen, terutama Iran, enggan untuk memangkas produksi khususnya setelah larangan ekspornya dicabut dimana Iran ingin meningkatkan output setelah sanksi internasional terhadap itu dicabut Januari lalu, Iran menginginkan adanya pembatasan produksi dan bukan pemotongan.

Di luar pembicaraan tentang pemotongan produksi potensial, ada juga tanda-tanda kelemahan pasar yang sedang berlangsung. Jepang, konsumen minyak terbesar keempat di dunia, pada hari Senin melaporkan penurunan 9,5 persen pada impor minyak mentah pada Oktober dari bulan yang sama tahun sebelumnya, menjadi 2,78 juta barel per hari.