Minyak Mentah Menguat 2,8%, Merespon Pengetatan Pasokan

Harga minyak mentah menguat Kamis (14/12/2018) kemarin, menyusul rilis data yang memperlihatkan penurunan persediaan minyak Amerika Serikat (AS) karena para pelaku pasar mulai mengantisipasi penurunan pasokan yang bisa jadi lebih cepat daripada perkiraan.

Jika hasil kesepakatan OPEC dengan Rusia dan Kanada benar untuk memangkas produksi benar-benar dilaksanakan dengan konsekuen, bisa jadi akan menyebabkan penurunan pasokan di kuartal ke-dua tahun depan. Demikian menurut laporan bulanan dari International Energy Agency.

Persediaan minyak AS di Cushing, Oklahoma, turun sebesar 822.000 barrel hingga tanggal 11 Desember. Demikian menurut data yang dikutip dari Genscape.

Persedian minyak telah mengalami penurunan sebesar 1,2 juta barel di pekan yang berakhir tanggal 7 Desember. Hal ini mengecewakan sebagian pelaku pasar yang mengharapkan kenaikan sebesar 3 juta barel.

 


Jika Anda menginginkan berita fundamental real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang update berita fundamental kami di kolom komentar.