analisa tenikal emas

Harga Emas Naik Pasca Lemahnya Data AS

Harga emas terpantau naik pada perdagangan hari Jumat karena dolar AS turun setelah data ekonomi yang lebih rendah dari yang diharapkan.

Emas berjangka Comex naik 0.36% menjadi $ 1.212.50 per troy ounce.

Data pada hari Kamis menunjukkan bahwa tekanan inflasi di AS sedang berkurang, meningkatkan kekhawatiran hal ini akan mempengaruhi kepada kebijakan Federal Reserve. Tingkat suku bunga yang lebih tinggi adalah negatif untuk emas sebagai logam mulia.

Data CPI AS naik kurang dari yang diharapkan pada bulan Agustus, meningkat 0.2% dibandingkan dengan ekspektasi kenaikan 0.3%.

Angka inflasi datang hanya sehari setelah data yang menunjukkan indeks harga produsen turun 0.1% bulan lalu.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0.10% menjadi 94.44.

Sementara itu upaya pembicaraan perdagangan antara AS dan China mendingin setelah Presiden AS Donald Trump men-tweet bahwa negara “tidak berada di bawah tekanan untuk membuat kesepakatan dengan China.”

China telah menerima undangan untuk pembicaraan perdagangan baru akhir bulan ini dalam upaya untuk mencegah tarif baru tetapi sebuah editorial di surat kabar milik negara China Daily mengatakan bahwa Beijing tidak akan “menyerah pada tuntutan AS.”

Presiden AS Donald Trump telah mengancam menerapkan tarif pada hampir semua impor China, atau sekitar $ 467 miliar barang, sementara China berencana meminta WTO untuk meminta izin untuk menjatuhkan sanksi di AS pada pertemuan minggu depan.

Jika Anda menginginkan berita fundamental real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang update berita fundamental kami di kolom komentar.