Harga Emas Naik Karena Dollar AS Tergelincir

Harga emas naik tipis sementara dollar AS tergelincir pada hari Kamis menyusul laporan bahwa China menyampaikan tanggapan tertulis terhadap permintaan perdagangan AS, dan bahwa kedua negara melanjutkan pembicaraan awal pekan ini untuk meredakan perselisihan perdagangan mereka.

Emas berjangka di Bursa Saham New York Mercantile Exchange naik tipis 0.1% pada $ 1.211.80 troy ounce pada artikel ini di susun.

Sementara itu, saham Asia terangkat oleh laporan bahwa Beijing dan Washington melanjutkan pembicaraan untuk meredakan sengketa perdagangan mereka awal pekan ini.

Mengutip tiga sumber pemerintah AS, Reuters melaporkan bahwa China menyampaikan tanggapan tertulis kepada AS untuk reformasi perdagangan. Namun, sumber tidak memberikan rincian lebih lanjut.

“Untuk emas, 1.200 memberikan dukungan yang baik dan pasar bisa berdagang lebih kuat dari sini,” kata Peter Fung, kepala perdagangan di Wing Fung Precious Metals Hong Kong.

Emas telah jatuh lebih dari 11% dari puncaknya pada bulan April karena di tengah meningkatnya gesekan perdagangan AS-China. Suku bunga AS yang lebih tinggi juga merupakan penghambat untuk logam mulia.

Indeks dolar AS yang melacak greenback terhadap mata uang lainnya turun 0.2% menjadi 96.72.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan di Dallas pada hari Rabu bahwa ekonomi AS “di tempat yang baik saat ini” dan bahwa pasar harus siap bahwa bank sentral dapat menaikkan suku kapan saja dimulai pada 2019.

Powell menegaskan bahwa bank sentral bersifat independen dan akan terus melakukan apa yang terbaik bagi perekonomian AS.

Komentarnya muncul setelah Trump menuduh the Fed menaikkan suku terlalu cepat selama pemerintahannya.

—————

Jika Anda menginginkan berita fundamental real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang update berita fundamental kami di kolom komentar.