Dollar Melemah Terhadap Yen

USD melemah terhadap yen di hari Senin, seiring melemahnya US Treasury di tengah beragamnya data ekonomi. Pergerakan pasar agak tertekan karena pasar masih tutup karena libur Natal.

Menurut Masafumi Yamamoto, kepala strategi mata uang di Mizuho Securities di Tokyo, pasar uang sepertinya tidak akan banyak bergerak karena pasar utama Asia, Eropa dan Amerika Utara tutup. Menurutnya ada resikok USDJPY akan bergerak ke bawah 117 karena kehati-hatian pasar akan kebijakan protektif pemerintahan Trump.

Presiden terpilih AS, Donald Trump, pekan lalu menunjuk ekonom Peter Navarro, yang selama ini dikenal sebagai pengritik keras China, untuk mengepalai Dewan Perdagangan Nasional Gedung Putih yang baru dibentuk.

Sementara itu dolar Australia terpantau flat setelah sempat melemah Jumat lalu ke level terendah sejak Mei, menyusul laporan media yang mengatakan bahwa Presiden China Xi Jinping terbuka untuk pertumbuhan China yang jatuh di bawah 6,5%. Australia sangat sensitive terhadap perkembangan ekonomi China, yang merupakan mitra dagang utamanya.