Dollar Masih Melemah Karena Suku Bunga

Dolar melemah di sesi Asia pada hari Rabu, karena pasar menilai pernyataan pembuat kebijakan kunci the Fed terhadap prospek suku bunga dan menganalisa angka perdagangan Jepang yang diharapkan akan membaik.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan terhadap enam mata uang utama bergerak datar di kisaran 99,55. USD/JPY turun sebanyak 0,07% ke 111,64 setelah Jepang melaporkan ekspor pada bulan Februari naik 11,3% sementara itu nilai impor naik 1,2%, naik dua kali lipat selama bulan ketiga berturut-turut.

AUD/USD diperdagangkan pada kisaran 0,7671, turun 0,26%, sementara GBP/USD bergerak datar di 1,2479.

Pada saat yang sama, meeting minute dari pertemuan kebijakan Bank of Japan untuk bulan Januari mengisyaratkan sentimen pada sembilan anggota dewan gubernur bahwa kenaikan harga dan upah tekah mencerminkan keyakinan yang lebih baik dalam perekonomian.

Sebagian anggota dewan juga menolak setiap tindakan untuk BoJ untuk menaikkan target yield obligasi pemerintah 10-tahun. BoJ menaikkan proyeksi pertumbuhan pada bulan Januari dengan menjanjikan bahwa bunga jangka pendek pada minus 0,1 persen dan yield obligasi Jepang tenor 10 tahun sekitar nol persen.