Dollar AS Jatuh Level Terendah 2 Minggu

Dollar AS jatuh ke posisi terendah dua minggu terhadap mata uang utama pada perdagangan hari Kamis, di tengah ketidakpastian baru mengenai kenaikan suku bunga AS dan investor mengamati laporan ekonomi AS yang akan dirilis hari ini.

Hasil rapat kebijakan The Fed bulan September yang dirilis pada hari Rabu menunjukkan bahwa beberapa pembuat kebijakan percaya pengetatan tambahan akan bergantung pada data inflasi yang akan datang.

Namun, sebagian besar anggota Fed mengatakan bahwa mereka merasa kenaikan suku bunga di tahun ini masih dimungkinkan.

Pelaku pasar melihat ke depan untuk data klaim pengangguran dan producer price inflation AS yang akan dirilis di hari ini, dan juga data consumer price inflation yang akan dirilis pada hari Jumat.

EUR / USD naik 0.14% pada 1.1875, yang tertinggi sejak 25 September, setelah Catalonia berhenti secara formal untuk menyatakan kemerdekaan dari Spanyol.

Pemimpin Catalan Carles Puigdemont pada hari Selasa memproklamirkan kemerdekaan wilayah tersebut dari Spanyol namun mengatakan bahwa akan ditunda untuk memungkinkan perundingan dengan pemerintah Spanyol, yang mencegah terjadinya krisis.

Di tempat lain, GBP / USD naik 0.27% diperdagangkan pada 1.3256, tertinggi sejak 4 Oktober.

Sementara itu, yen menguat dengan USD / JPY turun 0.20% pada 112.26 menyusul laporan partai berkuasa Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe dapat mempertahankan mayoritas parlemennya pada pemilihan singkat 22 Oktober.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0.14% pada level 92.66, terendah sejak 26 September.