Dolar Defensif; Pemilu Perancis Menjadi Fokus

Dolar berada dalam area defensif di perdagangan Asia, pada hari Selasa, setelah Presiden Chicago Federal Reserve Charles Evans memperkuat persepsi bahwa bank sentral AS tidak akan mempercepat laju kenaikan suku bunga.

Indeks dolar, turun 0,1 persen menjadi 100,35 setelah jatuh ke level rendah 100,02 pada sesi sebelumnya, yang merupakan level terendah sejak 7 Februari

Evans, seorang pemilih di komite kebijakan Fed pada tahun ini, mengulangi seruan bank sentral untuk menaikkan suku bunga dua kali pada tahun ini.

Evans mengatakan, bahwa kenaikan suku bunga dapat dilakukan jika inflasi terus memanas.

The Fed menaikan suku bunga pada minggu lalu dan mengatakan bahwa kenaikan suku bunga akan “bertahap”. Yang mendorong imbal hasil Treasury AS bergerak ke bawah sehingga merugikan dolar.

Euro stabil di kisaran $ 1,0741 ketika pemilihan Perancis selama dua kali putaran pada tanggal 23 April dan 7 Mei menjadi fokus pasar.

Kandidat presiden Perancis bentrok dalam acara debat televisi pada hari Senin, ketika Emmanuel macron menuduh pemimpin sayap kanan Marine Le Pen berbohong dan berusaha untuk membagi Perancis.