Dolar Australia Cenderung Terus Melemah

Dolar Australia cenderung terus melemah di sesi Asia pada hari Jumat ketika pertumbuhan ekonomi, penjualan ritel dan produksi industri China diperkirakan akan menjadi perhatikan pelaku pasar.

AUD/USD diperdagangkan pada kisaran 0,7556, turun 0,07% sementara itu USD/JPY bergerak pada kisaran 115,08, naik 0,19%.

China akan melaporkan produksi industri yang mengalami kenaikan 6,1% di bulan Desember dan penjualan ritel naik 10,7% tetapi masih turun dari level 10,8% pada bulan sebelumnya.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, terakhir dikutip turun 0,21% ke 101,10.

Semalam, dolar mendapatkan keuntungan terhadap mata uang lainnya pada hari Kamis, dibantu oleh data ekonomi AS yang bernada optimis, meskipun investor tetap berhati-hati menjelang pelantikan Donald Trump, pada hari Jumat.

Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengakui bahwa prospek pertumbuhan untuk kawasan Eropa telah meningkat, namun dia menegaskan bahwa pelonggaran kuantitatif masih dapat ditingkatkan jika outlook ekonomi kurang menguntungkan.

Komentar itu muncul setelah ECB mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah pada rekor rendah 0,0%, sejalan dengan perkiraan, ECB masih terus melakukan program pelonggaran kuantitatif bulanan di sekitar € 80 miliar.