dollar, USD

Data Ekonomi AS Lemah, Dolar Tertekan

Berita forex hari ini, USD terpantau melemah setelah rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) menekan mata uang yang sebelumnya telah tertekan karena adanya harapan meredanya konflik dagang antara AS dan China.

USD tertekan setelah rilis data CPI (consumer price index/indeks harga konsumen) AS hanya naik 0,2 persen di bulan Agustus, lebih rendah daripada perkiraan analis berdasaarkan poling Reuters yaitu 0,3 persen.

USD mendapatkan tekanan tambahan karena euro menguat setelah presiden European Central Bank (ECB), Mario Draghi, pada konferensi pers pasca rapat kebijakan moneter mengatakan bahwa inflasi kawasan euro yang rendah tidak mengkhawatirkan. ECB mempertahankan suku bunga kemarin (13/9/2018) dan masih tetap berencana untuk mengakhiri pembelian obligasi akhir tahun ini serta menaikkan suku bunga di musim semi mendatang.

Indeks dolar bergerak di kisaran 94.563 setelah kemarin melemah sebesar 0,3 persen ke 94.428, yang merupakan level terendah sejak 31 Agustus.

Jika Anda menginginkan berita fundamental real time dan lebih tajam, silakan coba layanan Signal Trading Trial kami melalui aplikasi Whatsapp.

Silakan kemukakan pendapat Anda tentang update berita fundamental kami di kolom komentar.