Deficit

Deficit

Pengeluaran lebih besar daripada pendapatan.

Apa Itu Deficit?

Deficit adalah kondisi yang terjadi ketika tidak mampu menutupi pengeluaran. Hal ini bisa terjadi akibat meningkatnya pembayaran bunga hutang setiap tahunnya, lalu pengeluaran yang lebih besar daripada penghasilan. Terlalu banyak mengeluarkan budget, sehingga gagal mencapai target juga menjadi penyebab terjadinya deficit. Masalah deficit tidak hanya dialami oleh pelaku bisnis saja, melainkan juga negara.

Adanya deficit, tentu menyebabkan hutang bila tidak dilakukannya pembayaran. Semakin tinggi nilai deficit, maka akan semakin tinggi nilai hutang yang dimiliki. Deficit bisa dicegah dengan membuat perencanaan anggaran bulanan. Cara ini dapat membantu guna mengetahui berapa banyak uang yang masuk dan keluar, serta kegunannya. Mengurangi gaya hidup yang cenderung konsumtif juga efektif mencegah terjadinya deficit.

Cara Mengantisipasi Terjadinya Deficit

  • Rutin melakukan pemantauan anggaran, baik pemasukan maupun pengeluaran setiap bulannya.
  • Menggunakan anggaran guna memenuhi kebutuhan yang disesuaikan dengan pendapatan.
  • Mencatat keuangan setiap hari agar mencegah terjadinya deficit.
  • Membatasi pengeluaran yang tidak terlalu dibutuhkan.
  • Mengurangi pengeluaran uang yang jumlahnya berlebihan.
  • Untuk pelaku bisnis, lakukan pembatasan pengeluaran dengan memisahkan uang kerja dengan uang pribadi.
  • Mengurangi jam kerja para karyawan sesuai standar.
  • Selalu menyiapkan dana darurat guna mencegah keuangan yang tidak stabil. Mulailah dengan menyisihkan sekitar 10% dari penghasilan.
  • Simpan dana lebih dan digunakan pada keadaan mendesak saja, sehingga dapat menutupi hutang.