Account

Account 

Account-Akun adalah daftar transaksi keuangan yang tersusun dalam buku besar dan berhubungan dengan jenis harta dan kewajiban tertentu yang dimiliki oleh tanggung gugat oleh orang atau perusahaan;perkiraan”

“Kumpulan catatan transaksi keuangan;buku”

Kamus Besar Bahasa Indonesia

Apa itu Account ?

Account atau akun adalah catatan penambahan dan pengurangan dalam bentuk debit dan kredit. Dari akun tersebut dapat terjadi perubahan aktiva, modal, pendapatan dan beban.

Fungsi Account

Account memiliki fungsi untuk menunjukkan tempat pencatatan unsur aktiva/harta, kewajiban/utang, akuitas/modal, beban dan prive. Kemudian, fungsi lainnya adalah menunjukkan pertambahan/berkurangnya unsur-unsur harta, utang, modal pendapatan, beban dan prive. Selain itu, account sebagai sumber informasi mengenai posisi harta, utang, modal dan perubahannya sebagai dasar penyusunan laporan keuangan.

Jenis-Jenis Account

Account  dapat dikelompokkan menjadi beberapa account, yaitu Real Account (Akun Riil)  menyajikan akun kedalam neraca seperti harta/aktiva, utang, dan modal. Biasanya real account memiliki saldo dibuka kembali ditahun berikutnya dan disebut sebagai akun terbuka (akun permanen). Nominal Account (Akun Nominal) menyajikan akun dalam laporan laba rugi seperti pendapatan/penjualan (revenus) dan beban (expense). Nominal Account biasa disebut dengan closed account (akun tertutup). Selain itu, akun nominal tidak memiliki saldo karena sudah dipindahkan ke salam modal, contohnya pendapatan, beban/biaya. Mixer Account (Akun Campuran) akun ini biasa disebut dengan akun penambah, seperti beban angkut pembelian dan agio. Selain itu, terdapat beberapa sebutan akun yang mengurangi akun lain, misalnya akun akumulasi penyusutan gedung, akumulasi penyusutan peralatan, cadangan kerugian piutang, return, potongan pembelian, dan potongan penjualan. Biasanya akun tersebut disebut dengan akun kontra/ akun.

Manfaat Account

Account memiliki manfaat untuk mempermudah adanya proses pencatatan transaksi dalam suatu perusahaan. Transaksi tanpa akun akan membuat pembukuan laporan keuangan menjadi berantakan sehingga tidak bisa diidentifikasikan. Dengan adanya penggolongan akun mengurangi terjadinya kesalahan dalam pemakaian laporan keuangan.

Share :