Dapatkan Signal Trading Gratis - Download QuickPro Sekarang!   Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya,Trading Forex Indonesia,broker forex legal di indonesia,broker forex legal,FOREXimf

KEMENANGAN TRADING FOREX TIDAK MAKSIMAL, INI SOLUSINYA!

30 March 2023 in Blog - Trading - by Admin FOREXimf

Menjadi seorang trader forex berarti Anda harus selalu memperhatikan penempatan stop loss sebab ini merupakan bagian penting dari risk management. Selain itu, trader forex juga harusnya sudah mengetahui kapan dan di mana masuk dan keluar pasar forex. Tetapi pada artikel kali ini, saya ingin mengajak Anda untuk memikirkan bagaimana agar tidak terlalu cepat menutup posisi dengan profit yang sedang berjalan. 

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya,Trading Forex Indonesia,broker forex legal di indonesia,broker forex legal,FOREXimf

Hal penting yang juga perlu dikuasai trader forex adalah kemampuan memaksimalkan profit yang sedang berjalan. Trader forex yang selalu menutup posisi terlalu cepat dapat kehilangan potensi yang besar di depan mata. Untuk jangka panjang, perkembangan akun tradingnya pasti akan terganggu, apalagi jika proporsi jumlah kemenangan dengan jumlah kerugiannya hampir sama besar. Kinerja trading Anda akan di situ-situ saja jika profit dan loss nya hampir sama. 

Bayangkan jika Anda tahu cara memaksimalkan kemenangan dan tidak buru-buru menutup posisi floating profit. Hasilnya, meskipun jumlah kemenangan dan kerugian mungkin hampir sama, proporsi profitnya akan selalu lebih besar daripada kerugian. 

Kalau ditelaah secara mendalam, sebenarnya ada 3 alasan umum mengapa trader forex kesulitan memaksimalkan kemenangan mereka:

  1. Trader Tidak Mengatur Money Management.

Mengatur money management merupakan sesuatu yang penting agar setiap trader memiliki acuan untuk target profit dan juga stop loss. Bayangkan jika Anda sedang berkendara namun tidak tahu mau pergi ke mana, Anda hanya membuang waktu dan tenaga untuk berputar-putar tanpa arah. Pemahaman seperti ini juga berlaku dalam trading forex. Jika Anda tidak memiliki target yang Anda tuju, Anda akan mudah terombang ambing dengan kondisi yang terjadi di pasar. Ketika ada lonjakan harga sedikit, Anda sudah ketakutan dan segera menutup posisi. Ketika teman Anda mau menutup posisi, Anda juga menutup posisi. Beberapa hal tersebut itulah yang membuat Anda menutup posisi terlalu cepat. Cobalah konsisten dengan trading plan yang telah Anda buat dan pakai target profit yang jelas, lalu cobalah untuk mempertahankannya.

  1. Trader Hanya Ikut - Ikutan.

Sebagai trader pemula, sangatlah wajar Anda tidak memiliki kepercayaan diri yang tinggi di awal Anda merintis bisnis trading. Anda cenderung ikut – ikutan atau memasukkan posisi trading berdasarkan analisa orang lain atau menggunakan langganan sinyal berbayar. Biasanya trader pemula dengan mudahnya melakukan copy trade tanpa mengetahui potensi resiko yang menyertainya. Ketika ada hentakan pasar, karena Anda masih bingung, pasti Anda tidak akan percaya diri dengan peluang terebut dan akhirnya keluar dari pasar di saat yang kurang tepat.

  1. Trader Takut dengan Kerugian.

Saya yakin jika Anda terjun ke bisnis trading forex, pasti Anda sudah mengetahui resiko yang Anda di bisnis ini. Namun tetap saja perasaan takut rugi itu kerapkali menghantui. Akibatnya Anda sangat ingin menghindari resiko, padahal ketakutan ini akan mengganggu performa trading Anda. Ingatlah bisnis ini adalah high risk high return—semakin Anda berani beresiko, maka semakin besar peluang Anda untuk menghasilkan profit besar. 

Anda harus mengetahui kapan sebuah resiko layak diambil. Katakanlah untuk risiko $1000 yang sama, Anda diberi pilihan antara mengambil profit $2000 yang sudah pasti (peluangnya 100%) atau mengambil peluang 75% untuk mengantongi $4000. Mana yang akan Anda ambil? Banyak orang biasanya cenderung akan bermain aman karena takut rugi sehingga akan memilih keuntungan $2000 yang pasti. Padahal dengan peluang 75% Anda berpotensi menghasilkan $4000, dan lebih layak dipilih dalam jangka panjang.

Lalu Bagaimana Caranya Agar Anda Dapat Membangkitkan Kepercayaan Diri dalam Trading Forex?

Kita ambil contoh sebuah kasus di mana Anda baru saja belajar mengemudi mobil. Anda pasti akan takut untuk parkir dan takut mengemudi di jalan yang ramai, karena ini merupakan medan yang masih asing bagi Anda. Cobalah mengemudi hingga 1 bulan. Anda akan semakin percaya diri dalam mengemudi, tidak takut hal – hal yang terjadi selama Anda mengemudi dan dapat sampai ke tujuan. Jadi menurut saya intinya adalah soal jam terbang, pengalaman, proses. 

Selama Anda menjalankan trading pada tracknya, Anda akan mendapatkan kepercayaan diri tersebut. Anda harus menerima bahwa di bisnis trading selalu ada resiko dan itu adalah bagian tak terpisahkan dari trading itu sendiri. Seiring berjalannya waktu, kedewasaan trading Anda akan berkembang. Anda tidak akan menyalahkan diri ketika mengalami kerugian karena tidak menutup posisi dengan cepat saat itu. 

Bagi kalian yang masih bingung untuk membangun kepercayaan diri dalam trading forex, maka mulailah dari tips sederhana ini: lakukan setiap tahap satu persatu, jangan tergesa-gesa. Tahukah Anda dengan istilah step by step? Trading bukanlah sebuah mitos cepat kaya, seperti Sangkuriang yang dengan mudahnya membuat perahu besar dalam hitungan hari. Anda harus paham bahwa diperlukan proses untuk dapat sukses di bisnis ini. Jadi Anda dapat membuat perubahan secara bertahap atau step by step. Lakukan dari perubahan yang mudah dan kecil dahulu. Ingat, perubahan kecil akan menghasilkan perubahan besar jika terus dilakukan secara konsisten.  

Salah satu contoh hal yang bisa Anda lakukan adalah membagi posisi trading Anda menjadi dua posisi yang lebih kecil. Jika Anda tiba – tiba merasa ingin menutup posisi trading, Anda bisa menutup salah satu posisi dan membiarkan posisi lainnya tetap terfloating profit. Seiring berjalannya waktu, Anda dapat mulai mengubah bobot rasio kedua posisi tersebut ketika Anda sudah lebih percaya diri untuk membiarkan posisi trading terfloating hingga mencapai target.

Tanamkan di benak Anda bahwa melalui rasa sakit, Anda akan mendapat pelajaran berharga. Maksud saya, Anda harus belajar untuk merasa nyaman dengan ketegangan yang muncul saat mempertahankan trade yang sedang terfloating. Sadarilah trading adalah sebuah proses yang harus dilihat hasilnya dalam jangka panjang. Proses yang benar akan menunjukkan hasil yang memuaskan pada akhirnya.