JADI TRADER FOREX FULL TIME, KENAPA TIDAK?

01 December 2022 in Trading - by Yenny K

Beberapa kalangan awalnya menjadikan trading forex sebagai hobi setelah bekerja (atau mungkin di sela-sela pekerjaannya). Mereka trading sembari mengisi waktu kosong sebelum mereka tidur. Apakah Anda termasuk dalam kalangan yang seperti itu? Di awal proses ini Anda belum memiliki pengalaman trading sesungguhnya dan belum melakukannya secara full time, tapi di dalam benak Anda ada harapan untuk menuju ke arah sana. Meskipun mimpi ini terdengar menarik, menjadi trader forex full time tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.

Sebagai pekerja Anda masih berkutat dengan kesibukan harian Anda, jam demi jam pun terasa semakin pendek. Tidak pernah ada cukup waktu dalam sehari untuk menyelesaikan semuanya. Anda bekerja dari pukul 09.00 – 17.00, setelah itu masih ada pekerjaan sampingan, atau freelance. Sisa tenaga Anda dihabiskan dengan quality time bersama keluarga, atau studi melanjutkan pendidikan. Lambat laun, mengejar impian jadi trader forex pun tertunda atau terlupakan.

trader-full-tie

Menjadi trader forex full time bisa sangat bertolak belakang. Anda tidak perlu lagi macet-macetan menuju ke kantor, tidak mesti berurusan dengan atasan atau rekan satu departemen Anda. Menjadi trader forex full time artinya Anda menjadi boss bagi diri sendiri, membuat keputusan untuk Anda sendiri. Anda memiliki kebebasan untuk melakukan apa yang Anda inginkan kapan pun Anda mau. Anda yang memegang kendali.

Trading memberikan Anda kesempatan untuk menjalani hidup dengan lebih bebas. Bukan berarti benar-benar bebas tanpa aturan, tapi yang pasti Anda tidak lagi terpaku dengan jam rutinitas seperti Anda bekerja. Seorang trader forex bertanggung jawab atas semua tindakan mereka dan memegang kendali atas apa yang terjadi selanjutnya. Tentu pasar mendorong kita ke arah tertentu, tetapi pada akhirnya kita yang mengambil keputusannya. Ketika kita menghasilkan uang, itu karena tindakan kita dan pengambilan keputusan kita. Ketika kita kehilangan uang, kita tahu alasannya, dan tidak perlu menyalahkan siapa pun.

Namun menjadi trader forex full time tetap harus memikul tanggung jawab. Meskipun tidak akan ada orang yang memerintah atau memantau Anda, seorang trader harus menerapkan disiplin yang ketat. Trader yang baik menggabungkan pengalamannya sendiri dengan teknik yang dipelajari. Jika ada strategi yang harus diubah, haruslah disesuaikan dengan gaya trade pribadinya dengan harapan akan diperoleh keuntungan. Prosesnya akan cukup berliku-- melewati trading demi trading, Anda akan berulangkali diperhadapkan dengan menang dan kalah. Namun di situlah kekuatan Anda diuji dan keterampilan Anda dibangun. Dari kekalahan, Anda akan mengembangkan kekuatan dan menemukan strategi yang terbaik.

Dengan kerja keras, semangat, dan pengalaman yang diperoleh, lama kelamaan rencana yang telah disusun untuk aktivitas trading Anda mulai menunjukkan hasilnya. Akhirnya kinerja laba menjadi positif secara konsisten. Itulah yang dimaksud dengan financial freedom yang bisa digapai dalam trading forex. Ketika Anda melakukan trading untuk menghidupi diri dan orang-orang terkasih Anda, akan timbul perasaan bangga. Yang terpenting adalah Anda sendiri menikmatinya.

Wajar kalau sedikit banyak ada hambatan atau godaan yang timbul ketika sudah menjadi trader full time. Misalkan Anda terpikat dengan jam kerja yang lebih terstruktur seperti dulu saat menjadi pegawai. Hambatan lainnya yang bisa muncul adalah terkait psikologi—di mana trader mungkin tergoda untuk balas dendam ketika dilanda kekalahan, atau terlampau serakah sehingga mereka mengabaikan trading plan yang sudah dibuat. Tetapi selama Anda memiliki tekad kuat untuk melakukannya, Anda dapat mencapai impian itu. Jadi, lawanlah dorongan untuk bermalas-malasan dan menunda-nunda. Ketika ada waktu untuk digunakan, kerjakan impian Anda sekeras yang Anda bisa. Pada akhirnya, imbal hasil yang diperoleh dari bisnis trading forex akan lebih besar dari yang bisa Anda bayangkan.

 

indikator-tod