BYE BYE 2022, INI 3 LESSON TRADING YANG BISA DIAMBIL

03 January 2023 in Trading - by Yenny K

Tahun 2022 adalah tahun yang sangat bersejarah bagi pasar keuangan karena kita telah melihat sejumlah transisi dan perkembangan luar biasa dalam kondisi ekonomi, kebijakan moneter, dan sentimen investor. Berikut adalah tiga pelajaran utama yang bisa kita petik dari trading di tahun 2022, yang diharapkan dapat menjadi hikmah bermanfaat untuk menganalisa dan mengatur risiko dengan lebih baik di tahun 2023. 

Waspadai Kondisi Pasar

Jika Anda telah melakukan trading atau berinvestasi selama kurang lebih 10 tahun, maka tahun 2022 mungkin menjadi tahun yang cukup mengejutkan bagi Anda. Tahun 2022 adalah akhir dari satu dekade lebih inflasi / suku bunga rendah dan kebijakan moneter bank sentral yang hiper-stimulatif, yang umumnya menguntungkan pemegang aset berisiko jangka panjang. Melihat pola yang terjadi di tahun 2022, ketika bank sentral melakukan perubahan 180 derajat pada kebijakan moneter dengan menaikkan suku bunga secara cepat untuk memerangi tingkat inflasi yang ekstrem, maka beberapa aset berisiko kemungkinan besar akan tergerus—seperti saham, aset kripto, dan komoditas.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya,Trading Forex Indonesia,broker forex legal di indonesia,broker forex legal,FOREXimf

Kebijakan bank sentral tersebut menyebabkan penurunan pada sebagian besar aset Anda, terlepas dari apakah aset tersebut memiliki argumen fundamental yang hebat dan kuat. Bahkan harga obligasi hancur meskipun ada kekhawatiran resesi global, gara-gara isu kenaikan suku bunga yang pengaruhnya lebih kencang. 

Sekarang, ini para trader harus benar-benar mempersiapkan diri di tahun 2023. Jadikan tahun 2022 sebagai pengingat yang bagus bahwa Anda harus berhati-hati ketika mencoba menangkap level top atau bottom market.

Trader Harus Fleksibel karena Pasar itu Dinamis

Cukup banyak peristiwa mencengangkan dan transformatif yang terjadi di dunia selama tahun 2022 lalu. Di awal tahun kita melihat adanya skenario pengetatan kebijakan moneter. Tak lama berselang kita menyaksikan bagaimana Perang Rusia - Ukraina memengaruhi harga energi dan pasokan makanan sehingga mempercepat tingkat inflasi lebih tinggi. Kita juga sudah melihat perbedaan dalam pergerakan kebijakan moneter potensial antara ekonomi yang kuat dan yang lebih lemah. Mudah-mudahan semua peristiwa itu telah Anda manfaatkan dengan baik untuk mengambil profit ya! 

Tapi kalau belum memanfaatkan momen tersebut, mungkin kita bisa evaluasi bersama. Apakah Anda tidak menyimak berita-berita global yang mempengaruhi market? Apakah strategi Anda waktu itu tidak sesuai dengan kondisi pasar? Atau mungkin, Anda kurang yakin bahwa bakal ada potensi pergerakan market yang signifikan, sehingga Anda hanya berpangku tangan saja?  

Guna mengatasi efek negatif psikologi ketika trading di tahun 2023, Anda bisa membuat plan yang lebih matang. Di tahun 2023 mungkin sudah ada gambaran skenario apa saja yang bisa terjadi di dunia keuangan, sehingga Anda memiliki bayangan hendak melakukan strategi apa. Jangan terpengaruh untuk membuat keputusan berdasarkan FOMO (fear of missing out) semata, melainkan tetap batasi risiko.  

Anda tentu masih ingat ketika USD / JPY rally secara besar-besaran sebesar 30% tahun lalu atau ketika aset kripto jatuh lebih dari 60% pada tahun 2022. Nah, di tahun 2023 juga hampir selalu ada peluang baru. Anda hanya perlu bersiap ketika pasar memberikan kesempatan. 

Istirahat Sewaktu – waktu 

Mengelola risiko dalam trading bukanlah perkara mudah. Anda dituntut untuk terus-menerus mengetahui berita apa saja yang menggerakkan pasar, memahami pergerakan tersebut, dan membuat rencana untuk berbagai skenario. Belum lagi perubahan-perubahan yang akan sedikit banyak mengganggu psikologis Anda. Bagi sebagian trader, hal ini membebani pikiran dan tubuhnya. Apalagi banyak hal di luar trading yang masih harus diurus seperti kebutuhan keluarga, kerja kantoran, hobby, dan kesehatan Anda. Banyak faktor yang bisa melemahkan fokus dan konsistensi trading Anda.

Pikiran dan tubuh yang lelah akan menghambat Anda untuk memberikan effort terbaik dalam bisnis trading Anda. Ketika Anda sudah terlalu lelah, saat itulah waktunya untuk mengurangi risiko secara drastis atau menjauh dari pasar dan menutup semua posisi. Penulis terkenal Brett Steenbrager pernah berkata, "Sadarilah bahwa burnout adalah potensi bahaya dalam pekerjaan, karena itu trader dapat mengambil sikap pencegahan dengan menjaga ekspektasi tetap realistis dan meluangkan banyak waktu untuk sejenak menjauh dari pekerjaan. Mereka dapat melakukan aktivitas yang mereka sukai dan yang dapat mereka kendalikan." Jadi, untuk mencegah kemungkinan merasa kelelahan atau kewalahan, cobalah untuk menyediakan waktu istirahat yang teratur sesekali ketika pasar melambat.

banner_telegram_group_putih