💰Pengen dapet SINYAL FOREX dari PRO TRADER TIAP HARI? YUK SIMAK CARANYA

BAGAIMANA CARA MENGHITUNG KURS MATA UANG ASING TERHADAP RUPIAH? SIMAK DIBAWAH!

09 December 2021 in Kurs - by Adi Nugroho

Dalam suatu negara pastinya memiliki mata uang tersendiri. Ketika Anda ingin bepergian keluar negeri tentunya Anda perlu menukarkan mata uang dari negara Anda ke mata uang negara yang sedang Anda kunjungi. Anda mungkin sering sekali mendengar istilah dari penukaran nilai mata uang tersebut yaitu kurs jual dan kurs beli.

Kurs jual merupakan  dimana bank atau para penjual valas menjual mata uang asing. Kemudian, kurs beli adalah dimana bank atau para penjual valas membeli mata uang asing. Kurs terakhir adalah kurs tengah yaitu kombinasi dari kurs jual dan kurs beli yang nantinya dibagi dua. Mungkin salah satu dari Anda masih belum mengerti bagaimana menghitung kurs jual dan kurs beli dan berujung mencari informasi melalui internet.

Lantas, bagaimana cara menghitung kurs mata uang asing ke rupiah?

Dalam pertukaran nilai mata uang memiliki cara perhitungan yang berbeda seperti berikut ini.

Kurs Jual 

Seandainya Anda ingin berlibur keluar negeri seperti ke Amerika, pastinya Anda perlu mengkonversi mata uang rupiah ke dolar AS (USD).

Misalnya,  mata uang dolar AS adalah sebesar 1 USD = 14.500 IDR. Sedangkan untuk nilai kurs beli yang berlaku saat itu adalah 1 USD= 15.000 IDR. Apabila Anda memiliki uang senilai Rp 30.000.000 Anda bisa menghitung kurs jual Rp 30.000.000/14.500 =  2.069 USD

Maka bentuk konversi dari nilai rupiah ke nilai tukar dolar AS sebesar  2.069 USD

Kurs Beli 

Apabila dari konversi tersebut Anda memiliki nilai uang sisa sebesar 150 USD dan Anda ingin menukarnya ke dalam  rupiah Anda bisa menukarnya melalui money changer.

Misalnya,  mata uang dolar AS adalah sebesar 1 USD = 15.000 IDR.  Apabila Anda memiliki uang senilai 150 USD Anda bisa menghitung kurs beli 150 USD x Rp 15.000 =  Rp 2.250.000

Maka bentuk konversi dari nilai dolar AS ke nilai tukar rupiah sebesar  2.069 USD.

Kurs Tengah

Perhitungan dari kurs tengah adalah  nilai rata-rata dari kurs beli dan kurs jual. Hal ini dilakukan  karena para pedagang valas biasanya mengambil keuntungan dari nilai selisih pertukaran mata uang.

Nilai kurs tengah dilihat dari tidak adanya detail nilai dari kurs jual dan kurs beli pada kurs mata uang. Nilai kurs tengah biasanya sering ditampilkan dalam surat kabar dan internet agar masyarakat mudah untuk melihat informasi tersebut.

Selain itu, terdapat beberapa aturan  transaksi dalam menggunakan uang asing di Indonesia. Seperti yang sudah kita ketahui bahwa transaksi yang ada di Indonesia harus menggunakan rupiah. Hal tersebut sudah ditetapkan dalam peraturan pemerintah yaitu pada Peraturan Bank Indonesia Bab II Pasal 2 No. 17/3/PBI/2015. 

Dalam peraturan yang sudah dibuat oleh pemerintah, perdagangan dalam bentuk apapun tidak boleh menolak peraturan tersebut dalam  penggunaan mata uang rupiah. Namun, ada beberapa pengecualian dimana transaksi bisa menggunakan mata uang asing seperti dibawah ini.

  1. Transaksi dalam kegiatan ekspor dan impor atau  melakukan pembayaran hutang ke luar negeri. 2.
  2. Konsumsi Warga Negara Indonesia yang sedang berada di luar negeri atau kegiatan ekspor yang berhubungan dengan kredit valas. 3.
  3. Kegiatan pasar uang antar bank (PUAB) yang dilakukan dalam bentuk valas serta pelaksanaan transaksi pembiayaan dari kreditur internasional. 4.
  4. Melakukan transaksi valas ke luar negeri, obligasi valas, dan masih banyak lagi yang lainnya. 

    Share :