Forex Syariah, Ini Perbedaannya dengan Forex Biasa
TRADING EMAS DAPAT EMAS TANPA DIUNDI, LEVERAGE 1:200 
 DAPATKAN EMAS LEBIH BANYAK, LEBIH UNTUNG!

FOREX SYARIAH, INI PERBEDAANNYA DENGAN FOREX BIASA

Forex Syariah, Ini Perbedaannya dengan Forex Biasa
17 July 2021 in Forex - by Adi Nugroho

Bisnis forex menjadi salah satu jenis bisnis yang menarik dan diminati oleh banyak orang. Bagaimana tidak, forex memberikan peluang keuntungan yang cukup besar dan jumlah perdagangan harian yang cukup tinggi. 

Namun, bisnis forex seringkali dikaitkan dengan riba, sehingga banyak yang ragu bahkan enggan untuk terjun ke dunia forex terutama orang muslim yang berminat dengan forex karena khawatir kalau bisnis forex bertentangan dengan syariat agama. 

Pada umumnya, trading forex memang melibatkan bunga pada transaksinya. Sedangkan dalam syariat Islam, bunga adalah riba dan itu dilarang. Hal itulah yang dijauhi oleh banyak trader – trader forex muslim. 

Namun, trader muslim tidak perlu khawatir lagi, karena saat ini sudah berkembang Forex Syariah dengan cukup pesat. Sudah banyak broker-broker forex yang menawarkan fasilitas trading syariah yang bisa dijadikan pilihan. 

Akun forex syariah atau yang biasanya dikenal sebagai Akun Free Swap ini tentu berbeda dengan akun forex biasanya.  

Forex syariah adalah trading yang pengelolaan transaksi di dalamnya mengadopsi hukum hukum Islam. Setiap transaksi tidak boleh mengandung bunga, perjudian, ketidakjelasan, manipulative, penipuan, multi transaksi, maupun spekulasi yang disengaja. 

Di Indonesia sendiri, dasar pertimbangan forex syariah bersumber dari Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 28/DSN-MUI/III/ 2002 mengenai jual beli mata uang atau disebut dengan Al-Sharf. 

Fatwa tersebut menyebutkan, bahwa aktivitas trading forex boleh dan halal dilakukan apabila sesuai dengan beberapa ketentuan berikut ini : 

  1. Tidak untuk spekulasi (untung – untungan) 
  2. Ada kebutuhan untuk berjaga – jaga (simpanan) 
  3. Apabila transaksi dilakukan terhadap mata uang sejenis maka nilainya harus sama dan secara tunai 
  4. Apabila berlainan jenis maka harus dilakukan dengan nilai tukar yang berlaku pada saat transaksi dilakukan dan secara tunai. 

Fatwa MUI juga mengatur bahwa transaksi yang diperbolehkan adalah transaksi SPOT, sedangkan yang dilarang adalah transaksi FORWARD, OPTION, dan SWAP. 

Jadi, berdasarkan fatwa MUI trading forex diperbolehkan jika menggunakan SPOT. Nah, pasar SPOT ini dibedakan menjadi tiga jenis transaksi yaitu : 

  1. Cash, pembayaran transaksi antara satu mata uang dengan mata uang lainnya dilakukan pada saat itu juga
  2. Tom, berarti tomorrow atau besok, dimana pengiriman mata uang dilakukan pada satu hari kemudian 
  3. Spot, pengiriman mata uang harus dapat diselesaikan pada periode 48 jam usai perjanjian antara penjual dan pembeli 

Apa saja perbedaan forex syariah dengan forex biasa ? 

  • Berbeda dengan forex biasa, forex syariah, No Overight Fee

Sistem trading forex syariah menghindari biaya – biaya atau tagihan – tagihan tambahan dalam transaksinya yang sebenarnya memang tidak diperlukan. 

Nah, cara seperti itulah (bebas tagihan tambahan yang tidak diperlukan) yang sesuai dengan ajaran agama atau syariah. Akun trading syariah dibebaskan dari overnight fee. 

Berbeda dengan forex pada umumnya yang memerlukan tagihan tambahan dari sebelum dan sesudah transaksi. 

  • Forex syariah tidak ada bunga (swap free) 

Dalam dunia forex dikenal istilah swap yaitu bunga menginap. Hal ini berlaku jika trader menyimpan posisi secara menginap melewati waktu yang ditentukan oleh broker berdasarkan pembelian buy atau sell. 

Swap berlaku pada semua pasangan mata uang yang hendak ditransaksikan. Saat trader dalam posisi ‘buy’ atau ‘sell’ yang mengalami overnight, maka akan ada bunga yang dibayar atau diterima oleh trader sesuai dengan perrhitungan tertentu yang biasanya diperbarui setiap pekan.

Nah, jika pada trading forex biasanya menerapkan bunga, maka hal itu tidak berlaku pada transaksi forex syariah. 

Karena, meskipun hukum dan undang – undang melegalkan bisnis forex, tetap saja dalam syariah hal itu dilarang jika menerapkan sistem riba. 

Forex syariah harus menggunakan akun khusus yang bebas swap (swap free) sehingga para trader tidak perlu khawatir riba. 

  • Forex syariah harus berbasis analisa pasar dan perhitungan yang matang, bukan asal – asalan

Trader forex perlu benar – benar mempelajari seluk beluk forex dengan mengikuti course, pelatihan, membaca buku-buku, atau berlatih melalui akun demo. 

Hal itu sangat penting agar trader mengetahui bagaimana melakukan analisa sebelum bertransaksi, sehingga aktivitas forex tidak asal jual beli yang hanya berdasarkan tebakan semata. 

Karena, kalau aktivitas trading hanya berdasarkan tebakan semata akan sama saja dengan judi dan itu dilarang dalam syariat agama. 

Keuntungan melakukan trading forex syariah 

Anda akan mendapatkan dua keuntungan apabila melakukan trading forex syariah. Keuntungan pertama Anda terhindar dari riba atau bunga sehingga transaksi trading yang dilakukan sesuai dengan syariat agama. 

Keuntungan yang kedua jika Anda melakukan trading forex syariah, Anda tidak dibebankan bunga yang harus dibayar setiap malamnya karena akan mengurangi profit atau menjadi beban ketika transaksi harus menginap lebih dari satu malam. 

Nah, itulah pengertian forex syariah dan perbedaannya dengan forex biasa. Sekarang Anda tidak perlu lagi untuk melakukan trading forex karena biasanya broker forex akan memberikan pilihan di awal apakah Anda akan menggunakan sistem tanpa bunga atau tidak. 

Share :