HINDARI KESALAHAN, BELAJAR DARI PENGALAMAN INVESTASI EMAS

31 August 2021 in Emas - by Adi Nugroho

Ketika melakukan sesuatu untuk pertama kalinya, kita tentu akan merasa takut dan khawatir. Misalnya saat belajar naik sepeda, Anda bisa saja terjatuh dan terluka. Hal ini juga bisa terjadi saat Anda mulai belajar investasi untuk pertama kalinya. 

Ketika memutuskan untuk berinvestasi, Anda tentu telah melalui berbagai keraguan dan mungkin rasa takut akan kehilangan uang. Namun, pada akhirnya Anda mencoba dan menjalaninya dengan berbagai lika-liku, seperti mendapat keuntungan hingga mengalami kerugian yang mungkin cukup besar. 

Dari hal tersebut Anda tentu mendapat berbagai pengalaman investasi emas yang berharga dan dapat mengambil pelajaran. Ada rasa takut akan kehilangan uang dalam dunia investasi merupakan hal yang wajar. Pasalnya, setiap investor mungkin  pernah mengalami kerugian yang besar sampai keuntungan yang di luar dugaan. 

Namun, Anda bisa mengambil pelajaran dan hikmah dari pengalaman investasi emas pertama Anda agar menjadi investor yang jauh lebih baik lagi dari sebelumnya. Lantas, pelajaran apa saja yang bisa Anda dapatkan sebagai investor pemula? 

Pembelajaran dari Pengalaman Investasi Emas Sebagai Pemula

Memahami Prioritas Keuangan 

Saat Anda belum siap dan memutuskan berinvestasi hanya karena tren, Anda mungkin akan kebingungan dan menyalahkan diri sendiri ketika mengalami kerugian yang besar dan kehabisan uang. Namun, dari pengalaman investasi emas ini, apa pelajaran yang bisa Anda ambil? Anda perlu memiliki prioritas keuangan sebelum mulai berinvestasi. 

Investasi emas memang menjadi langkah cerdas untuk melindungi nilai kekayaan sekaligus menumbuhkan kekayaan. Namun, apa yang terjadi jika Anda tidak memenuhi prioritas keuangan terlebih dahulu? 

Sebelum mulai berinvestasi, sebaiknya Anda melunasi utang berbunga tinggi, seperti tagihan bulanan, kartu kredit, hingga menyiapkan dana darurat yang bisa membiayai hidup Anda paling tidak tiga sampai enam bulan ke depan. 

Pasalnya, dana darurat sangat berguna ketika Anda mengalami hal-hal di luar dugaan yang membutuhkan uang dalam jumlah besar, seperti di PHK, biaya rumah sakit, hingga renovasi rumah. Jika semua hal tersebut sudah terpenuhi, Anda bisa mulai investasi emas dengan lebih nyaman. 

Selain itu, investasi emas juga termasuk ke dalam jangka panjang sehingga Anda baru bisa mendapatkan keuntungan minimal 5 tahun ke depan.

Sample Banner

SAATNYA BERALIH KE TRADING EMAS ONLINE

Trading Emas dan Forex Dengan Broker Legal di Indonesia.
FOREXimf Setia 16 Tahun Melayani

Memahami Jangka Waktu dan Target Finansial 

Pernahkah Anda sedang mengalami kerugian, namun harus tetap membayar DP rumah atau cicilan lainnya? Jika iya, Anda tentu merasa bahwa belajar berpikir jauh ke depan adalah hal yang sangat penting agar tidak terjadi situasi membingungkan tersebut. 

Sebelum mulai investasi emas, Anda perlu mengetahui target finansial dan jangka waktu untuk bisa mencapainya. Misalnya, apakah Anda membutuhkan dana untuk pernikahan dalam  tiga tahun ke depan atau ingin memulai bisnis dalam 6 tahun atau ingin pensiun dalam 35 tahun mendatang? 

Jika Anda ingin menggunakan keuntungan dari investasi tersebut dalam jangka waktu pendek (di bawah 3 tahun), sebaiknya hindari investasi di pasar saham. Namun, Anda dapat mempertimbangkan untuk investasi di rekening deposito yang berbunga tinggi atau reksadana pasar uang. Dengan begitu, Anda bisa mengakses uang tersebut ketika sedang dalam keadaan terdesak atau saat sedang dibutuhkan. 

Apabila Anda berinvestasi untuk tujuan jangka menengah (3-10 tahun), sebaiknya Anda mempertimbangkan instrumen investasi yang memiliki risiko lebih moderat untuk mendapatkan keuntungan dari inflasi dan menjaga nilai. Salah satunya adalah investasi emas. 

Sementara untuk jangka waktu panjang (lebih dari 10 tahun), Anda bisa mencoba investasi yang lebih agresif karena memiliki banyak waktu untuk menahan kerugian jangka pendek dan merasakan investasi awal yang tumbuh dari waktu ke waktu. 

Jadi, semakin banyak waktu yang Anda miliki, maka semakin besar risiko yang menjadi pertimbangan untuk diambil.

Mengetahui Risiko 

Ketika Anda terjun ke dunia investasi emas untuk pertama kalinya dan kehilangan banyak uang, Anda telah belajar bahwa akan selalu ada risiko dalam setiap proses investasi, termasuk investasi emas. 

Terdapat beberapa risiko yang perlu Anda pertimbangkan sebelum mulai berinvestasi emas: 

  • Risiko likuiditas, Anda tak bisa mengakses uang yang telah diinvestasikan. Meski emas bersifat likuid, emas termasuk ke dalam instrumen investasi jangka panjang yang berarti akan menghasilkan profit ketika berjalan minimal 5 tahun. 
  • Risiko kehilangan, ketika memilih emas sebagai instrumen investasi, Anda perlu memahami bahwa emas bisa menimbulkan kerugian yang besar jika tidak menjaganya dengan baik. 
  • Risiko penipuan, tak sedikit yang masih terjebak dalam investasi emas bodong dengan mengiming-imingi keuntungan yang besar dan modal yang minim, baik secara konvensional maupun digital. 

Itulah pembelajaran dari pengalaman investasi emas yang bisa Anda ketahui sebelum memulai berinvestasi. Sebaiknya, ketahui prioritas keuangan, risiko, dan jangka waktu serta target yang ingin Anda raih sebelum memilih instrumen investasi. 

Bagi Anda yang ingin belajar trading emas online, Anda bisa mengunjungi laman FOREXimf. Di sana Anda akan dipandu menjadi trader pro dengan berbagai fasilitas premium.  

Share :