Yen Terus Dicari, Sterling Terjerembab
TRADING TIPS & TRICK TERBARU - ZOOM WORKSHOP FREE UNTUK TRADER FOREX

YEN TERUS DICARI, STERLING TERJEREMBAB

Yen Terus Dicari, Sterling Terjerembab
12 August 2019 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Eko Trijuni
Dollar AS tetap pada defensif terhadap yen safe-haven pada hari Senin karena sengketa perdagangan China-AS tampaknya akan berlarut-larut tanpa penyelesaian yang terlihat, sementara liburan di Jepang dan Singapura membuat volume perdagangan hari ini kemungkinan akan sangat tipis. Kekacauan masih melekat setelah Presiden AS Donald Trump pada hari Jumat mengatakan dia tidak siap untuk membuat kesepakatan dengan China dan bahkan menyerukan perundingan perdagangan putaran September dipertanyakan. Goldman Sachs selama akhir pekan memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi A.S., memperingatkan bahwa kesepakatan perdagangan tidak mungkin terjadi sebelum pemilihan presiden 2020 dan bahwa risiko resesi meningkat. "Secara keseluruhan, kami telah meningkatkan perkiraan kami tentang dampak pertumbuhan perang dagang," kata bank itu dalam sebuah catatan. Semua mata akan tertuju pada angka-angka China pada penjualan ritel dan hasil industri pada hari Rabu untuk mengukur dampak jangka panjang pada aktivitas domestik. Beijing telah mengizinkan yuan untuk melemah dalam beberapa pekan terakhir, menekan mata uang negara berkembang di seluruh Asia dan mendorong yen. Dolar naik tipis menjadi 7,1034 yuan dalam perdagangan luar negeri pada Senin pagi karena investor menunggu untuk melihat sepak terjang bank sentral China. Dollar bergerak sebaliknya terhadap yen, turun ke 105,40 setelah mencapai level terendah tujuh bulan di sekitar 105,25 pada hari Jumat. Dolar hampir tidak sendirian, dengan euro turun di 118,16 yen dan mendekati level terendah sejak April 2017. Demikian juga, sterling telah tenggelam ke kedalaman yang tidak dikunjungi sejak 2016 di 126,69 yen setelah merosot dalam waktu lebih dari dua minggu. Pound mencapai palung dua tahun pada dollar pada hari Jumat setelah data menunjukkan ekonomi Inggris secara tak terduga berkontraksi pada kuartal kedua, menambah bearish ditengah Brexit dan kemungkinan keluarnya tanpa kesepakatan. Sterling terakhir di $ 1,2020 dan mengincar dukungan di $ 1,1979, yang menandai terendah dari Januari 2017. Euro stabil pada dolar di $ 1,1200. Politik tetap menjadi hambatan dengan prospek pemilihan cepat di Italia ketika oposisi membangun rencana ketua Liga Matteo Salvini untuk pemungutan suara.
Anda ingin berita fundamental real time dan lebih tajamyang terbuktimenghasilkan 13.925 pips dalam 9 bulan? Daftarkan diri Anda sekarang juga, dan dapatkan Signal Trading melalui aplikasi Quick Pro Trading Assistant dan WhatssApp disini. Silakan kemukakan pendapat Anda tentang analisa kami di kolom komentar.
  [av_hr class='short' height='50' shadow='no-shadow' position='center'] [av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']  

Share :