Saatnya trading dengan SPREAD mulai dari 0.2 !! Atau dapatkan Cashback $10 / Lot. ❤️

YEN TERHANTAM KE LEVEL TERLEMAH 24 TAHUN

22 June 2022 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Rudy Rinaldi
  • USDJPY sentuh level tertinggi 24 tahun seiring penguatan dolar dan naiknya imbal hasil obligasi AS sementara BOJ masih mengadopsi suku bunga rendah.
  • Pasar hari ini akan fokus pada pernyataan ketua Fed di depan Kongres untuk mencari petunjuk apakah Fed akan menaikkan suku bunga lagi di bulan depan.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya,Trading Forex Indonesia,broker forex legal di indonesia,broker forex legal,FOREXimf

USDJPY menyentuh level tertinggi 24 tahun, seiring penguatan dolar dan naiknya imbal hasil obligasi AS, sementara Bank of Japan masih bersikukuh mempertahankan suku bunga rendah.

Perbedaan suku bunga Jepang dan negara-negara lain di dunia menjadi perhatian oleh bank-bank sentral dunia yang terus menekankan perlunya suku bunga yang lebih tinggi.

Yen kemarin ditutup di 136.657 terhadap USD, setelah sempat menyentuh 136.702 yang merupakan angka tertinggi sejak Oktober 1998. Para analis melihat bahwa belum ada tanda pelemahan akan terhenti dalam waktu dekat.

Yen Jepang telah melemah seiring naiknya harga bahan bakar serta perbedaan yang mencolok antara imbal hasil obligasi pemerintah Jepang dan US Treasuries.

Pekan lalu Bank of Japan (BOJ) memutuskan untuk mempertahankan kebijakan suku bunga ultra rendah dan bertekad untuk mempertahankan kebijakan tersebut, yang secara efektif menahan imbal hasil obligasi pemerintah Jepang di 0,25%. 

Sebagian pelaku pasar sebelumnya memperkirakan bahwa BOJ akan mengubah kebijakan moneternya, yang menyebabkan pergolakan di pasar obligasi Jepang, langkah yang semestinya bisa memicu penguatan yen dan naiknya imbal hasil obligasi pemerintah Jepang. Tetapi BOJ ternyata memutuskan untuk tidak melakukan hal tersebut.

Hari ini pasar akan memantau pernyataan yang akan disampaikan ketua Federal Reserve (Fed), Jerome Powell dalam dua sesi berturut-turut dalam dua hari di depan Kongres, di mana pasar akan mencari petunjuk apakah Fed akan kembali menaikkan suku bunga sebesar 75 basis point di bulan depan.

Kemarin presiden Fed Richmond, Thomas Barkin, mengatakan bahwa kemungkinan kenaikan 50 hingga 75 basis point di bulan Juli cukup masuk akal.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :