US Dollar Steady, Spekulasi Pengganti Yellen
TRADING TIPS & TRICK TERBARU - ZOOM WORKSHOP FREE UNTUK TRADER FOREX

US DOLLAR STEADY, SPEKULASI PENGGANTI YELLEN

US Dollar Steady, Spekulasi Pengganti Yellen
24 October 2017 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Eko Trijuni

US Dolar diperdagangkan mendekati level tertinggi dua minggu terhadap mata uang utama lainnya pada hari Selasa karena spekulasi mengenai siapa yang akan menjadi ketua Federal Reserve selanjutnya.

Indeks dolar A.S., yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, sedikit berubah. Presiden Donald Trump mengatakan kepada wartawan pada hari Senin bahwa dia "sangat, sangat dekat" untuk menentukan siapa yang harus memimpin The Fed setelah mewawancarai lima kandidat untuk jabatan tersebut.

Mereka termasuk Ketua Fed saat ini Janet Yellen, yang masa jabatannya berakhir pada bulan Februari, serta Gubernur Fed Jerome Powell, ekonom Stanford University John Taylor, penasihat ekonomi utama Trump Gary Cohn, dan mantan Gubernur Fed Kevin Warsh.

Dolar menguat terhadap yen, USD / JPY naik 0,22% menjadi 113,68, mendekati level tertinggi Senin di atas tiga bulan di 114,09.

Dolar didorong pada hari Senin oleh harapan untuk reformasi pajak A.S setelah Presiden Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa dia optimis Kongres akan melewati rencana pajak yang bisa dia tanda tangani pada akhir tahun.

Sementara Euro stabil, dengan EUR / USD bertahan di 1.1756. Data pada hari Selasa menunjukkan bahwa aktivitas sektor swasta zona euro terus berkembang dengan mantap pada bulan Oktober.

Sterling berada pada posisi yang lebih rendah, dengan GBP / USD di 1,3186 setelah Deputi Gubernur Bank of England Sir Jon Cunliffe memperingatkan bahwa dengan ekonomi Inggris yang menderita pertumbuhan lemah, ini adalah "pertanyaan terbuka" apakah bank akan menaikkan biaya pinjaman pada bulan November.

Di tempat lain, dolar Selandia Baru turun ke level terendah dalam lima bulan dalam semalam, dengan NZD / USD turun 0,55% menjadi 0,6926. Kiwi telah melemah secara luas dalam beberapa sesi terakhir di tengah kekhawatiran bahwa perlambatan investasi asing di bawah pemerintahan koalisi Tenaga Kerja yang masuk bisa mencapai pertumbuhan dan meminta Reserve Bank of New Zealand untuk mempertahankan suku bunga pada rekor terendah saat ini lebih lama.

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :