US Dollar Steady Setelah Mengalami Rebound

US DOLLAR STEADY SETELAH MENGALAMI REBOUND

US Dollar Steady Setelah Mengalami Rebound
20 March 2015 in Berita Forex Terkini - by Eko Trijuni

US Dolar realtif steady setelah mengalami rebound, aset berisiko melonjak dan hasil utang AS tenggelam setelah Fed membuka peluang untuk kenaikan suku bunga, tetapi mengisyaratkan pandangan yang lebih berhati-hati untuk pertumbuhan ekonomi AS, hal ini meredakan spekulasi untuk pengetatan pada bulan Juni

US dollar terpantau steady diperdagangkan dikisaran 120.79 terhadap Yen setelah terkoreksi mencetak level terendah dalam satu minggu dikisaran 119.29 setelah pernyataan the Fed.

Sementara untuk mata uang euro juga terpantau relatif steady diperdagangkan dikisaran $1.0669 pada awal hari jumat ini, sebelumnya euro mengalami penguatan harian terbesar dalam enam tahun terhadap US dollar yaitu sempat menguat hingga kisaran $1.1062 setelah pernyataan the Fed. Untuk indeks US dollar sendiri terpantau melemah tipis 0.3% menjadi 99.005 namun masih berada di atas level 96.628 atau level terendah yang sempat dicetak pada tengah minggu ini.

Untuk komoditas, minyak mentah juga tidak mengalami pergerakan yang berarti di awal sesi perdagangan hari jumat ini masih diperdagangkan dikisaran $43.98 per barrel setelah sempat turun karena US dollar yang kembali menguat dan pengaruh dari pernyataan dari Kuwait bahwa OPEC tidak mempunyai pilihan tetapi masih akan menjaga produksinya ditengah pasar yang oversupply.

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background