Saatnya trading dengan SPREAD mulai dari 0.2 !! Atau dapatkan Cashback $10 / Lot. ❤️

RUSIA-UKRAINA BERGEJOLAK, MINYAK MENTAH MELONJAK

14 February 2022 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Rudy Rinaldi
  • Minyak mentah melonjak di tengah ketegangan Rusia-Ukraina.
  • International Energy Agency memperkirakan permintaan dunia akan menyentuh 100,6 juta barel per hari seiring meredanya CoViD.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya,Trading Forex Indonesia,broker forex legal di indonesia,broker forex legal,FOREXimf

Harga minyak mentah melonjak di hari Jumat (11 Februari 2022) di tengah meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Ukraina.

Menjelang berakhirnya sesi perdagangan hari Jumat, Penasehat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan, mengatakan bahwa ada tanda-tanda peningkatan ketegangan di perbatasan antara Rusia dan Ukraina. Menurut Sullivan, ada kemungkinan invasi akan terjadi selama Olimpiade musim dingin meskipun ada spekulasi yang bertolak belakang dengan kemungkinan tersebut.

Kami terus melihat peningkatan di pihak Rusia, termasuk kedatangan pasukan baru di perbatasan dengan Ukraina. Seperti yang kami katakan sebelumnya, kita berada di ambang invasi yang bisa terjadi kapan saja, kata Sullivan. 

Kendati menurut Sullivan Amerika Serikat belum terlalu yakin bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin telah membuat keputusan untuk menginvasi Ukraina. Tetapi itu bisa terjadi dalam waktu dekat, kata Sullivan.

Amerika Serikat dan Inggris telah memperingatkan warga negara mereka untuk segera meninggalkan Ukraina. Juru bicara kantor Perdana Menteri Inggris mengatakan bahwa Perdana Menteri Boris Johnson mengkhawatirkan keamanan Eropa dalam situasi saat ini. Juru bicara tersebut menambahkan bahwa Presiden Rusia, Vladimir Putin, harus memahami bahwa akan ada beberapa sanksi yang bisa menghantam perekonomian Rusia, dan Sekutu akan terus berusaha memperkuat pertahanan di front Timur NATO.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI), yang merupakan acuan harga minyak Amerika Serikat, naik lebih dari 5% ke area $94.66 per barrel, yang merupakan level tertinggi sejak 30 September 2014. Sementara itu acuan harga minyak mentah internasional, yaitu Brent Crude, menguat 3,3% ke area $94.44 per barrel, setelah sempat menyentuh harga $95 per barrel.

Harga minyak mentah sendiri telah menguat lebih dari 2% sejak awal sesi perdagangan Jumat menyusul laporan dari International Energy Agency, yang memperkirakan bahwa permintaan global akan menyentuh rekor tertinggi sebesar 100,6 juta barel per hari di tahun 2022 ini, seiring dengan meredanya CoViD.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :