Saatnya trading dengan SPREAD mulai dari 0.2 !! Atau dapatkan Cashback $10 / Lot. ❤️

MINYAK TURUN KARENA TUDUHAN BARAT ATAS KEJAHATA PERANG RUSSIA

06 April 2022 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Rudy Rinaldi
  • Amerika Serikat dan Eropa berencana untuk menjatuhkan sanksi baru kepada Rusia atas dugaan kejahatan perang di Ukraina.
  • Barat sedang merencanakan sanksi baru terhadap Rusia atas pembunuhan warga sipil di Ukraina. Penasihat keamanan nasional Presiden Joe Biden mengatakan sanksi baru AS akan diumumkan minggu ini.
  • Untuk menenangkan harga minyak, negara-negara sekutu AS pekan lalu menyetujui pelepasan minyak terkoordinasi dari cadangan strategis untuk kedua kalinya dalam sebulan.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya,Trading Forex Indonesia,broker forex legal di indonesia,broker forex legal,FOREXimf

Harga minyak turun karena meningkatnya kekhawatiran bahwa kasus virus corona baru dapat memperlambat permintaan mengimbangi kekhawatiran pasokan setelah Amerika Serikat dan Eropa berencana untuk menjatuhkan sanksi baru kepada Rusia atas dugaan kejahatan perang di Ukraina.

Barat sedang merencanakan sanksi baru terhadap Rusia atas pembunuhan warga sipil di Ukraina. Penasihat keamanan nasional Presiden Joe Biden mengatakan sanksi baru AS akan diumumkan minggu ini. Uni Eropa juga mengusulkan sanksi baru terhadap Rusia, termasuk larangan impor batu bara. Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengatakan larangan batu bara akan diikuti oleh minyak dan kemudian gas.

Moskow dalam pembelaan dirinya, mengatakan tuduhan Barat bahwa pasukan Rusia melakukan kejahatan perang dengan mengeksekusi warga sipil di kota Bucha, Ukraina, adalah "pemalsuan mengerikan" yang bertujuan untuk merendahkan tentara Rusia.

Inggris mendesak negara-negara Kelompok Tujuh (G7) dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) untuk melarang kapal-kapal Rusia dari pelabuhan mereka, dan menyetujui jadwal untuk menghentikan impor minyak dan gas dari Rusia. "Ancaman sanksi Eropa terhadap minyak Rusia tetap menjadi risiko naik untuk harga minyak mentah," kata Craig Erlam, analis pasar senior di OANDA, mencatat "Pelepasan cadangan telah membantu mengurangi sebagian tekanan di tengah gangguan pasokan Rusia."

Untuk menenangkan harga minyak, negara-negara sekutu AS pekan lalu menyetujui pelepasan minyak terkoordinasi dari cadangan strategis untuk kedua kalinya dalam sebulan. Harga naik sebelumnya pada hari Selasa setelah sumber mengatakan kepada Reuters negara-negara anggota Badan Energi Internasional (IEA) masih membahas berapa banyak minyak yang akan mereka rilis.

Kekhawatiran pasokan di beberapa Organisasi Negara Pengekspor Minyak dan sekutunya (OPEC+), juga mendukung harga. Harga minyak bisa mendapatkan beberapa dukungan Selasa malam jika perkiraan analis benar dan persediaan minyak mentah AS turun 2,1 juta barel pekan lalu.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :