Minyak Memperpanjang Penurunan, Perkiraan Peningkatan Pasokan
STOP TRADING SEBENTAR,
STRATEGI INI HASILKAN
+532% DRAWDOWN HANYA  ±20% CEK DISINI !

MINYAK MEMPERPANJANG PENURUNAN, PERKIRAAN PENINGKATAN PASOKAN

Minyak Memperpanjang Penurunan, Perkiraan Peningkatan Pasokan
16 July 2021 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Adi Nugroho
  • Harga minyak memperpanjang penurunan karena investor bersiap untuk peningkatan pasokan setelah kesepakatan kompromi antara produsen OPEC terkemuka
  • Stok bahan bakar AS mengalami kenaikkan juga memberikan tekanan bagi harga minyak
  • Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) telah mencapai kompromi yang akan membuka jalan bagi kesepakatan untuk memasok lebih banyak minyak mentah ke pasar.
  • Namun, analis di Goldman Sachs, Citi dan UBS memperkirakan pasokan akan tetap ketat dalam beberapa bulan mendatang bahkan jika OPEC+ menyelesaikan kesepakatan untuk meningkatkan produksi.

Harga minyak turun pada hari Kamis, memperpanjang penurunan karena investor bersiap untuk peningkatan pasokan setelah kesepakatan kompromi antara produsen OPEC terkemuka.

Stok bahan bakar AS yang juga mengalami kenaikkan, meningkatkan kekhawatiran atas permintaan di konsumen terbesar dunia juga membantu menakan harga minyak mentah

Minyak mentah Brent turun 1,73% dan berada dikisaran $73,47 per barel dan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS berakhir 2,02% lebih rendah pada $71,65 per barel.

Harga minyak telah turun lebih dari 2% pada hari Rabu setelah Reuters melaporkan bahwa Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA) telah mencapai kompromi yang akan membuka jalan bagi kesepakatan untuk memasok lebih banyak minyak mentah ke pasar minyak yang ketat dan harga yang melonjak.

“Pasar tidak mau mengambil risiko. Harga sangat overbought, jadi pedagang mungkin ingin mengambil untung sebelum kesepakatan itu nyata, ”kata Avtar Sandu, pedagang komoditas senior di Phillips Futures di Singapura.

Pembicaraan antara Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan sekutu termasuk Rusia, sebuah kelompok yang dikenal sebagai OPEC+, telah gagal bulan ini setelah UEA keberatan dengan perpanjangan pakta pasokan kelompok itu di luar April 2022.

Namun, analis di Goldman Sachs, Citi dan UBS memperkirakan pasokan akan tetap ketat dalam beberapa bulan mendatang bahkan jika OPEC+ menyelesaikan kesepakatan untuk meningkatkan produksi.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :