Minyak Brent Mendekati Level Tertinggi Dua Tahun

MINYAK BRENT MENDEKATI LEVEL TERTINGGI DUA TAHUN

Minyak Brent Mendekati Level Tertinggi Dua Tahun
01 November 2017 in Berita Forex Terkini - by Eko Trijuni

Harga minyak mentah Brent mendekati level tertinggi dua tahun pada hari Rabu karena OPEC telah memperbaiki kepatuhannya dengan pemotongan pasokan yang dijanjikan dan Rusia juga terlihat menjaga kesepakatan tersebut.

Brent futures (LCOc1), patokan internasional untuk harga minyak, berada di $ 61,16 per barel pada, naik 22 sen atau 0,36 persen, sejak penutupan terakhir mereka dan mendekati level tertinggi $ 61,41 per barel dua tahun dari perdagangan intraday pada hari Selasa. Brent naik hampir 38 persen sejak posisi terendah 2017 pada Juni lalu.

program referral, program afiliasi, afiliate program

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS (CLT1) berada pada $ 54,65 per barel, naik 27 sen atau 0,5 persen, dan mendekati level tertinggi di bulan Februari. Ini naik hampir 30 persen sejak 2017-terendah pada bulan Juni.

Sentimen bullish telah didorong oleh usaha tahun ini yang dipimpin oleh Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan Rusia untuk menahan sekitar 1,8 juta barel per hari (bpd) dalam produksi minyak untuk memperketat pasar.

Sementara kepatuhan rendah selama paruh pertama tahun ini, persediaan telah berkurang secara signifikan. Output OPEC Oktober turun 80.000 bpd menjadi 32,78 juta barel per hari, menempatkan kepatuhan terhadap jatah pasokan yang dijanjikan pada 92 persen, naik dari bulan September yang sebesar 86 persen.

Rusia juga terlihat sesuai dengan pemangkasan produksinya sekitar 300.000 bpd di bawah tingkat yang diperkirakan pada bulan Oktober 2016 sebesar 11.247 juta bpd.

Data perdagangan menunjukkan bahwa pasar minyak global telah sedikit tidak didukung pada kuartal terakhir, yang mengakibatkan penarikan persediaan bahan bakar.

Yang tidak jelas adalah bagaimana OPEC, Rusia dan negara-negara lain yang terlibat dalam menahan produksi akan keluar dari kesepakatan pemotongan pasokan. Perjanjian tersebut berjalan sampai Maret 2018, dan Arab Saudi dan Rusia mendukung perluasan kesepakatan tersebut sampai tahun depan.

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background