Lowongan Pekerjaan di AS Bertambah, Dolar AS Menguat

LOWONGAN PEKERJAAN DI AS BERTAMBAH, DOLAR AS MENGUAT

Lowongan Pekerjaan di AS Bertambah, Dolar AS Menguat
09 August 2017 in Berita Forex Terkini - Kabar Pasar Hari Ini - by Eko Trijuni

Berita forex, Dolar AS membalas pelemahan di sesi perdagangan Senin dan di awal sesi Selasa kemudian naik ke level tertinggi dalam satu minggu setelah sebuah data yang menunjukkan lowongan pekerjaan AS melonjak ke rekor baru pada bulan Juni memperkuat data nonfarm payrolls yang kokoh pada hari Jumat.

Indeks Dolar AS, yang mengukur kekuatan mata uang AS terhadap enam mata uang utama, naik 0,21 persen menjadi 93,63, setelah naik setinggi 93,87.

Pada hari Selasa Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan bahwa lowongan kerja, sebuah ukuran permintaan tenaga kerja, meningkat 461.000 menjadi 6,2 juta (data yang disesuaikan secara musiman), tertinggi sejak pencatatan data ini dimulai pada bulan Desember 2000.

program referral, program afiliasi, afiliate program

Greenback yang telah melemah sejak awal tahun ini, mendapat dorongan kuat pada hari Jumat setelah laporan nonfarm payrolls AS periode Juli yang kuat mendorong potensi pengetatan kebijakan moneter lebih lanjut dari Federal Reserve.

Data lowongan kerja yang kuat pada hari Selasa itu membantu dolar AS melepaskan sebagian kelemahan yang dialaminya pada hari Senin menyusul komentar dovis dari Presiden Fed St. Louis James Bullard dan Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari.

Namun greenback menambah kerugian terhadap yen setelah Presiden AS Donald Trump pada hari Selasa memperingatkan Korea Utara bahwa negara komunis tersebut akan disambut dengan "api dan kemarahan" jika kembali mengancam AS.

Sebelumnya Pyongyang mengatakan bahwa pihaknya siap memberi Washington sebuah "pelajaran berat" dengan kekuatan nuklir strategisnya untuk menanggapi tindakan militer AS.

Pasar bereaksi terhadap kabar itu dengan berlari menuju titik aman, sehingga dolar AS turun 0,35 persen terhadap yen di 110,34 yen. Pada pagi ini USJDPY turun lagi ke 110,20 yen.

Dolar tetap menguat terhadap euro yang turun 0,39 persen menjadi $1,1747, namun tidak jauh dari level tertinggi dua setengah tahun di $1,1909 yang disentuh pada minggu lalu.

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background