Saatnya trading dengan SPREAD mulai dari 0.2 !! Atau dapatkan Cashback $10 / Lot. ❤️

INVASI UKRAINA MEMBUAT AUSSIE JATUH

24 February 2022 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Adi Nugroho
  • Kebuntuan tegang antara Rusia dan Ukraina yang telah dibangun selama berhari-hari akhirnya meledak, ketika pasukan Rusia melancarkan invasi ke Ukraina
  • Momok perang terbesar di tanah Eropa sejak 1945 telah mengirim pasar keuangan turun tajam, karena pelaku pasar mencari aset safe haven.
  • Ini juga membebani dolar Australia, yang sensitif terhadap sentimen risiko.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya,Trading Forex Indonesia,broker forex legal di indonesia,broker forex legal,FOREXimf

Kebuntuan tegang antara Rusia dan Ukraina yang telah dibangun selama berhari-hari meledak sebelumnya hari ini, ketika pasukan Rusia melancarkan invasi ke Ukraina. Rinciannya masih samar, tetapi ada laporan tentang pasukan Rusia yang maju di sejumlah front dan telah terjadi pertempuran di sekitar ibu kota Kyiv.

Ada harapan bahwa langkah-langkah diplomatik dapat mencegah tanggapan militer, tetapi harapan ini hancur ketika Rusia menyerang ketika Dewan Keamanan PBB mengadakan pertemuan mengenai krisis Ukraina.

AS dan negara-negara Eropa Barat telah berjanji untuk menjatuhkan sanksi yang lebih keras kepada Rusia, setelah melakukan Tindakan terhadap Moskow dengan sanksi terbatas hampir 24 jam yang lalu.

Barat dapat menargetkan bank-bank Rusia dan memutus jaringan keuangan global, dan juga memberlakukan aturan kontrol ekspor yang akan mencegah Rusia mengimpor ponsel pintar dan produk utama lainnya.

Momok perang terbesar di tanah Eropa sejak 1945 telah mengirim pasar keuangan turun tajam, karena investor melarikan diri dari risiko dan mencari keamanan. Ini juga membebani dolar Australia, yang sensitif terhadap sentimen risiko.

Investasi bisnis Australia untuk Q4 rebound dengan kenaikan 1,1%, setelah pembacaan -1,1% di Q3. Ini jauh di bawah konsensus 2,5%, menunjukkan bahwa PDB Q4 akan lebih kecil dari yang diharapkan. Ekonomi terus membaik, karena belanja konsumen dan lapangan kerja telah mengarah ke atas.

Pertumbuhan upah Australia naik tipis pada kuartal keempat, naik 2,3% YoY, hanya sedikit dari konsensus 2,4%. Dengan laju pertumbuhan upah yang tertinggal dari inflasi, yaitu sekitar 3,5%, RBA dapat terus mengajarkan kesabaran, meskipun pasar lebih hawkish dan telah memperkirakan lima kali kenaikan suku bunga tahun ini.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :