💰Pengen dapet SINYAL FOREX dari PRO TRADER TIAP HARI? YUK SIMAK CARANYA

INDEKS DOLAR SENTUH LEVEL TERTINGGI DUA PEKAN

15 February 2022 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Rudy Rinaldi
  • Indeks dolar menyentuh level tertinggi dua pekan setelah petinggi Fed menyarankan kenaikan suku bunga lebih agresif.
  • Pasar masih mencermati perkembangan situasi di Ukraina, yang oleh Perdana Menteri Inggris disebut “sangat, sangat berbahaya”.
  • Kondisi geopolitik berpotensi membuat ECB menahan diri untuk tidak menaikkan suku bunga terlalu cepat.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya,Trading Forex Indonesia,broker forex legal di indonesia,broker forex legal,FOREXimf

Indeks dolar menyentuh level tertinggi dua pekan kemarin, seiring kecemasan para pelaku pasar akan ketegangan di Ukraina. Selain itu, Presiden Federal Reserve untuk St. Louis, James Bullard, kembali menegaskan perlunya Fed mempercepat laju kenaikan suku bunga. Menurut Bullard, tingginya laju inflasi menjadi alasan pendapatnya tersebut.

Pekan lalu, data indeks harga konsumen (CPI) Amerika Serikat telah memicu spekulasi bahwa Fed kemungkinan akan menaikkan suku bunga sebesar 50 basis poin pada rapat kebijakan moneter yang akan diadakan bulan depan. Hal tersebut berpotensi menambah tenaga bagi penguatan USD. Akan tetapi, menurut Karl Schamotta, kepala analis Cambridge Global Payments di Toronto, pasar juga masih terus mencermati ketegangan di Ukraina, yang membuat mereka mungkin akan membatasi diri untuk membeli aset-aset yang dianggap beresiko tinggi. Hal itu yang diperkirakan bisa menghambat laju penguatan USD.

Rusia sendiri memberikan sinyal bahwa mereka siap untuk membuka diskusi dengan Barat dalam upaya meredakan ketegangan di Ukraina, kendati mereka masih mempertahankan pasukan yang besar dalam posisi siap serang di perbatasan Ukraina.

Sebelumnya, penasehat keamanan Gedung Putih di Washington mengatakan bahwa Rusia bisa menginvasi Ukraina kapan saja dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson kemarin menyebut bahwa situasi tersebut sangat, sangat berbahaya.

Indeks dolar sempat menguat 0,4%  setelah mencapai area 96.351, yang merupakan level tertinggi sejak awal Februari ini. Sementara itu yen sedikit menguat terhadap USD ke area 155.56.

Pergerakan dari aset-aset safe haven ini membayangi ekspektasi akan kenaikan suku bunga dari European Central Bank (ECB). Presiden ECB, Christine Lagarde juga baru-baru ini menegaskan bahwa kalaupun ECB mengubah suku bunganya, itu akan dilakukan secara bertahap.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :