😱 99% TRADER TERNYATA SALAH. STRATEGI INI HASILKAN +20.5% SEJAK 2022 ❤️

HARGA MINYAK TERGELINCIR DARI TERTINGGI 2014, KEKHAWATIRAN PASOKAN MEMBATASI PENURUNAN

21 January 2022 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Adi Nugroho
  • Minyak turun setelah beberapa hari menguat dan sempat mencetak ke tertinggi tujuh tahun
  • Laporan stok minyak mentah AS yang naik 515.000 barel pekan lalu dan meningkatkan persediaan itu ke level tertinggi dalam setahun memberikan tekanan bagi minyak.
  • Namun perdagangan masih didominasi oleh kekhawatiran pasokan, dari masalah geopolitik hingga kekurangan anggota OPEC+ dalam mencapai peningkatan pasokan yang ditargetkan.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya,Trading Forex Indonesia,broker forex legal di indonesia,broker forex legal,FOREXimf

Minyak turun tipis setelah beberapa hari menguat yang sempat mendorong minyak ke level tertinggi tujuh tahun karena kekhawatiran tentang pasokan yang ketat.

Minyak mentah berjangka Brent turun 6 sen menjadi $88,38 per barel. Sementara minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS Kontrak Maret berada dikisaran $85,55 per barel, turun 25 sen.

Stok minyak mentah naik 515.000 barel pekan lalu sementara persediaan bensin naik 5,9 juta barel, meningkatkan persediaan itu ke level tertinggi dalam setahun, menurut Departemen Energi AS.

Perdagangan telah didominasi oleh kekhawatiran pasokan, dari masalah jangka pendek seperti penghentian sementara aliran pipa Irak-ke-Turki hingga kekurangan yang konsisten dari anggota OPEC+ dalam mencapai peningkatan pasokan yang ditargetkan.

Sementara itu, permintaan tetap stabil, dengan pasokan produk AS, permintaan di konsumen terbesar dunia, mencapai 21,2 juta barel per hari selama empat minggu terakhir.

Kekhawatiran pasokan telah meningkat minggu ini setelah kebakaran untuk sementara menghentikan aliran melalui pipa minyak yang mengalir dari Kirkuk Irak ke pelabuhan Ceyhan di Turki pada hari Selasa.

Kelompok produsen OPEC+ yang terdiri dari OPEC dan sekutu yang dipimpin oleh Rusia telah memproduksi kurang dari targetnya, dengan Badan Energi Internasional (IEA) pada hari Rabu memperkirakan bahwa kelompok tersebut memproduksi sekitar 800.000 barel per hari (bph) di bawah target Desember.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :