Harga Minyak Naik Setelah Laporan Stok Minyak Mentah AS

HARGA MINYAK NAIK SETELAH LAPORAN STOK MINYAK MENTAH AS

Harga Minyak Naik Setelah Laporan Stok Minyak Mentah AS
22 August 2019 in Berita Forex Terkini - Kabar Pasar Hari Ini - by Eko Trijuni
Harga minyak naik pada hari Kamis setelah penurunan persediaan minyak mentah AS, tetapi kekhawatiran yang terus-menerus terhadap ekonomi global dan prospek permintaan masa depan membatasi kenaikan. Minyak mentah berjangka Brent (LCOc1) naik 27 sen, atau 0,5%, menjadi $ 60,57 per barel pada Kamis. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) (CLc1) naik 35 sen, atau 0,6%, menjadi $ 56,03 per barel. Persediaan minyak mentah AS turun lebih dari yang diperkirakan minggu lalu karena kilang meningkatkan produksi, tetapi bensin dan stok sulingan menunjukkan peningkatan yang lebih besar dari perkiraan, Administrasi Informasi Energi mengatakan pada hari Rabu. Persediaan minyak mentah turun 2,7 juta barel dalam sepekan ke 16 Agustus, dibandingkan dengan ekspektasi analis untuk penurunan 1,9 juta barel. Namun, stok bensin naik 312.000 barel dan pasokan distilasi tumbuh 2,6 juta barel. "Jika ketidakpastian perdagangan bertahan, akan sulit bagi minyak untuk mengabaikan kekhawatiran tentang ancaman terhadap permintaan global," Stephen Innes, di Valor Markets menambahkan. Presiden AS Donald Trump pada hari Rabu mengatakan dia adalah "yang terpilih" untuk mengatasi ketidakseimbangan perdagangan dengan China, bahkan ketika para peneliti kongres memperingatkan bahwa tarifnya akan mengurangi output ekonomi A.S. sebesar 0,3% pada tahun 2020. Trump membela tindakannya dan mengatakan dia percaya kesepakatan perdagangan antara ekonomi terbesar di dunia masih mungkin. Saham Asia naik tipis pada hari Kamis setelah Wall Street mendapat dorongan dari hasil ritel yang kuat, tetapi risalah pertemuan Juli Federal Reserve menunjukkan para pembuat kebijakan sangat terbagi atas apakah akan memotong suku bunga setajam pasar harapkan. Sementara itu, pasar minyak juga didukung oleh ketegangan yang membara antara Amerika Serikat dan Iran, dengan Presiden Iran Hassan Rouhani memperingatkan Washington terhadap tekanan pengetatan pada Teheran. Jika ekspor minyak Iran dipotong ke nol, jalur air internasional tidak akan memiliki keamanan yang sama seperti sebelumnya, Rouhani mengatakan pada hari Rabu. Menyuarakan nada Rouhani, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan Teheran mungkin bertindak "tak terduga" dalam menanggapi kebijakan A.S. di bawah Presiden Donald Trump.
Anda ingin berita fundamental real time dan lebih tajamyang terbuktimenghasilkan 13.925 pips dalam 9 bulan? Daftarkan diri Anda sekarang juga, dan dapatkan Signal Trading melalui aplikasi Quick Pro Trading Assistant dan WhatssApp disini. Silakan kemukakan pendapat Anda tentang analisa kami di kolom komentar.
  [av_hr class='short' height='50' shadow='no-shadow' position='center'] [av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background