Saatnya trading dengan SPREAD mulai dari 0.2 !! Atau dapatkan Cashback $10 / Lot. ❤️

FED BERENCANA NAIKKAN SUKU BUNGA LAGI, DOLAR KEMBALI MENGUAT

26 May 2022 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Adi Nugroho
  • USD kembali menguat setelah rilis notulen rapat Fed memperlihatkan kemungkinan kenaikan suku bunga lagi di bulan Juni dan Juli.
  • Indeks dolar sempat melemah setelah notulen rapat Fed dirilis, tetapi kembali menguat sejam kemudian.
  • ECB juga bersiap mengakhiri suku bunga negatif, memberikan tenaga bagi penguatan euro.

Forex, Trading Forex, Broker Forex Indonesia, Broker Forex Terpercaya,Trading Forex Indonesia,broker forex legal di indonesia,broker forex legal,FOREXimf

Dolar AS (USD) menguat kemarin (Rabu, 26/5/2022) setelah notulen dari rapat terakhir Federal Reserve (Fed) di bulan Mei memperlihatkan bahwa hampir semua peserta rapat yakin bahwa kenaikan suku bunga sebesar setengah persen poin lagi layak untuk dilakukan di bulan Juni dan Juli.

Mayoritas peserta dalam rapat kebijakan moneter Fed yang dilaksanakan pada tanggal 3-4 Mei lalu menyepakati kenaikan suku bunga sebesar 50 basis point di bulan ini untuk melawan inflasi. Peserta rapat setuju bahwa kenaikan suku bunga merupakan kunci untuk memperbaiki performa ekonomi Amerika Serikat (AS) yang akan berada dalam bahaya jika bank sentral tidak mengambil langkah tersebut.

“Seiring dengan kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 50 basis point dua kali berturut-turut selama dua bulan ke depan, Fed kemungkinan akan tetap memantau kondisi dan risiko yang mungkin bisa terjadi sebelum mengambil langkah agresif,” kata Michael Gregory, wakil kepala ekonom BMO Capital Markets. 

Indeks dolar, yang mengukur pergerakan dolar AS terhadap mata uang utama dunia, sempat melemah sedikit setelah notulen rapat Fed tersebut dirilis, tetapi kemudian menguat sejauh 0,285% ke area 102.04 pada pukul 02.00 WIB tadi (26/5/2022).

Dolar sempat melemah ke level terendah bulanan pada hari Selasa (24/5/2022) setelah bos European Central Bank (ECB), Christine Lagarde memberikan sinyal untuk mengakhiri suku bunga negatif di kawasan euro di kuartal ke-3 tahun ini. Euro menguat setelah pernyataan Lagarde tersebut, yang menyiratkan kemungkinan kenaikan suku bunga setidaknya 50 basis point dan memicu spekulasi kenaikan suku bunga lebih besar lagi di musim panas tahun ini.

Di tempat lain, Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) juga baru saja menaikkan suku bunga sebesar setengah persen. Langkah tersebut telah diprediksi pasar sebelumnya.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex

Share :