EMAS TURUN TERENDAH 29 BULAN, FOKUS PERKEMBANGAN UKRAINA

26 September 2022 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Adi Nugroho
  • Harga emas cenderung tertekan setelah mencetak level terendah tahunan.
  • Ketakutan yang berasal dari bank sentral, Ukraina membebani XAU/USD.
  • Pemilihan Italia, data UE yang suram versus data ekonomi AS yang lebih kuat juga mendukung aksi jual emas.
  • Pidato Ketua Fed Powell akan diperhatikan untuk arahan pergerakan jangka pendek

Berita+Fundamental+Komoditi+Emas

Harga emas (XAU/USD) turun ke level terendah dua tahun, dikisaran $1.645 selama sesi Asia Senin, berita utama beragam seputar Eropa dan Rusia membebani harga emas.

Kemungkinan koreksi bisa terjadi melihat perkembangan Jerman untuk mendapatkan kesepakatan gas dari Abu Dhabi, serta tidak adanya reaksi langsung dari Rusia terhadap keputusan Kelompok Tujuh (G7) yang melawan Moskow.

Selama minggu lalu, PMI AS yang kuat, jumlah aktivitas suram dari blok dan peringatan keras Rusia ke Barat, serta kesiapan para pemimpin Kelompok Tujuh (G7) untuk melawan Moskow dengan sanksi membebani harga emas.

Selain itu, gubernur bank sentral yang hawkish dan kekhawatiran resesi juga membebani sentimen pasar dan menenggelamkan XAU/USD.

Di tempat lain, Ketua Fed Jerome Powell mengatakan pada hari Jumat, "Kami berkomitmen untuk menggunakan alat kami." Mengikutinya, Wakil Ketua Fed Lael Brainard menyebutkan bahwa inflasi sangat tinggi dan memukul keluarga berpenghasilan rendah 'keras'.

Selama akhir pekan, Presiden Federal Reserve Atlanta Raphael Bostic mengatakan bahwa dia masih percaya bank sentral dapat menjinakkan inflasi tanpa kehilangan pekerjaan yang substansial mengingat momentum ekonomi yang berkelanjutan, lapor Reuters saat mengutip wawancara pembuat kebijakan Fed di "Face the Nation" CBS.

Baru-baru ini, Presiden Ukraina Zelenskiy terakhir terdengar mengatakan bahwa mungkin "ancaman nuklir Putin adalah gertakan, tapi sekarang, itu bisa menjadi kenyataan" sesuai dengan wawancara CBS.

Sementara itu, Amerika Serikat memperingatkan "konsekuensi bencana" jika Moskow menggunakan senjata nuklir di Ukraina setelah Menteri Luar Negeri Rusia mengatakan wilayah yang mengadakan referendum yang dikritik secara luas akan mendapatkan perlindungan penuh jika dianeksasi oleh Moskow.

Ke depan, hasil pemilu Italia dan pidato dari Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Christine Lagarde akan menjadi penting untuk pergerakan intraday. Namun, perhatian utama akan diberikan pada pergolakan Ukraina-Rusia, pidato dari Ketua Fed Powell untuk arah yang jelas selama seminggu.

Ingin berita dan insight yang lebih powerful?

Miliki berita dan data fundamental yang lebih tajam, insight yang lebih powerful dan trading toolbox yang lengkap dengan berbagai fasilitas ekslusif khusus untuk membantu memaksimalkan hasil trading Anda

Buka Akun Demo Trading Forex