Dollar Tertekan Karena Retail Sales

DOLLAR TERTEKAN KARENA RETAIL SALES

Dollar Tertekan Karena Retail Sales
15 April 2015 in Berita Forex Terkini - Kabar Pasar Hari Ini - by Eko Trijuni

Dolar mengalami kerugian yang cukup luas pada hari Rabu pagi, setelah selama enam sesi berturut-turut mengalami kenaikan setelah data penjualan ritel AS dan gagal memenuhi harapan pasar.

Indeks dolar turun 0,7 persen, dan memposting kejatuhan terbesar dalam hampir dua minggu karena imbal hasil Treasury ikut tenggelam. Yield obligasi dengan tenor dua tahun menyentuh level terendah di 0.500 persen, setelah sempat menyentuh level tertinggi pada hari Senin di ksiaran 0,576 persen.

Penjualan ritel AS hanya naik 0,9 persen pada Maret, hanya dibawah perkiraan dengan kenaikan 1,0 persen, sedangkan penjualan inti jauh lebih lemah.

Namun, bullish dolar terlihat pada reaksi pasar ketika momen data yang kurang mengesankan, yang dapat memperkuat kasus untuk Federal Reserve akan menunda kenaikan suku bunga.

Data retail sales telah memberikan pukulan segar untuk indeks dolar, yang sempat berada di jalur positif dengan menguji level tertinggi 12-tahun di kisaran 100,390 pada bulan lalu.

Dolar merosot terhadap yen, ke kisaran 119,07. Hari ini kedua pair diperdagangkan di kisaran 119,39 pada perdagangan Asia. Euro berhasil pulih terhadap yen, setelah merosot ke level terendah dua tahun dari 126,08 pada Selasa.

Investor memotong posisi yen pada awal pekan ini setelah komentar dari penasihat ekonomi utama untuk Perdana Menteri Jepang yang mengatakan bahwa mata uang Yen terlalu lemah.

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background