Dollar Menguat Menjelang Referendum Inggris

DOLLAR MENGUAT MENJELANG REFERENDUM INGGRIS

Dollar Menguat Menjelang Referendum Inggris
22 June 2016 in Berita Forex Terkini - Kabar Pasar Hari Ini - by Eko Trijuni

Dolar bergerak dalam fase keuntungan moderat pada Rabu pagi setelah Ketua Federal Reserve Janet Yellen menyatakan garis kebijakan "kenaikan suku bunga AS akan dilakukan bertahap" sementara aksi reli short-covering pada sterling telah kehilangan momentum menjelang referendum Uni Eropa di Inggris.

Dollar kembali menfuat 105,00 untuk pertama kalinya dalam hampir satu minggu dan berada di 104,79. Euro merosot ke $ 1,1255, menjauhi level tertinggi dua minggu $ 1,1383.

Dalam kesaksian di depan Kongres, Yellen menyatakan optimisme tentang ekonomi AS dan mengatakan kenaikan suku bunga akan dilakukan bertahap jika mungkin diperlukan. Namun, dia menekankan bahwa prospek ekonomi yang tidak menentu.

Indeks dolar kembali berada di atas 94.000, dengan rebound dari level terendah dua minggu di kisaran 93,425.

Yellen juga menyoroti risiko Brexit, dengan mencatat bahwa jika Inggris keluar dari Uni Eropa dapat memiliki "dampak ekonomi yang signifikan". Nada pertanyaan yang sama juga keluar dari Bank Sentral Eropa (ECB) ketika Mario Draghi mengatakan ECB akan bersiap untuk mengambil tindakan dengan semua instrumen jika diperlukan.

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :