Dollar Menguat Ketika Data GDP Cina

DOLLAR MENGUAT KETIKA DATA GDP CINA

Dollar Menguat Ketika Data GDP Cina
20 January 2015 in Berita Forex Terkini - by Eko Trijuni

Dolar AS menguat terhadap sebagian besar uang utama di tengah spekulasi China akan melaporkan pertumbuhan ekonomi yang meningkatkan daya tarik aset AS.

Yen melemah untuk hari ketiga karena Bank of Japan memulai pertemuan kebijakan dua hari untuk memutuskan apakah akan memperluas stimulus moneter untuk melawan deflasi. Euro jatuh terhadap greenback sebelum Bank Sentral Eropa menetapkan kebijakan pada 22 Januari. Dolar Australia jatuh untuk hari kedua.Dolar AS menguat 0,5 persen menjadi 118,14 di Tokyo. Euro turun 0,2 persen menjadi $ 1,1585 setelah mendapatkan 0,3 persen pada Senin. Mata uang bersama naik 0,3 persen menjadi 136,87 .

Mata uang Australia turun 0,3 persen menjadi 81,86 sen AS, Dolar Selandia Baru turun 0,3 persen menjadi 77,56 sen.

China, mitra dagang terbesar Australia dan konsumen terbesar di dunia bahan baku, melaporkan bahwa pertumbuhan ekonomi meningkat 7,3 persen pada tahun 2014.

Di Eropa, Presiden ECB Mario Draghi akan mengumumkan program pembelian obligasi 550 miliar euro ($ 637.000.000.000) pada pekan ini. Stimulus sebanyak 500 miliar euro melihat pandangan dari pejabat ECB pada bulan ini.

Data dari Commodity Futures Trading Commission menunjukkan bahwa dalam pekan yang berakhir 13 Januari, hedge fund dan spekulan lainnya bahwa bullish terjadi pada dolar terhadap euro sejak November dan yang paling bullish pada mata uang terhadap pound sejak bulan September 2013.

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background