DOLLAR AS SEDIKIT MELEMAH SETELAH DATA AS YANG MENGECEWAKAN

22 May 2015 in Berita Seputar Forex, Emas & Oil - by Eko Trijuni

Dollar AS terpantau sedikit melemah pada perdagangan Jumat pagi, setelah sempat menguat tiga hari menjelang pidato oleh para pemimpin bank sentral utama dan liburan di Inggris dan Amerika Serikat.

Indeks dolar terakhir diperdagangkan di 95,380, di bawah level tertinggi 2-1/2 minggu pada hari Rabu dari 95,837.

Di Asia, BOJ akan merilis kebijakannya pada akhir pertemuan dua hari. BOJ diperkirakan masih mempertahankan stimulus moneternya. Pada konferensi pers pasca-pertemuan, Gubernur Haruhiko Kuroda kemungkinan akan mengulangi bahwa Jepang akan melihat inflasi mencapai target 2 persen nya sekitar semester pertama tahun fiskal berikutnya, yang dimulai pada April 2016.

Pada hari Kamis, dolar merosot setelah US Treasuries naik dan yield menurun menyusul data ekonomi mengecewakan, menimbulkan pertanyaan tentang apakah Federal Reserve akan menaikkan suku bunga tahun ini. Penjualan rumah kembali jatuh pada bulan April dan data klaim pengangguran AS meningkat meskipun ekonomi AS tampaknya tetap pada jalur pertumbuhan moderat.

The Fed masih ingin melihat perbaikan ekonomi lebih lanjut untuk memutuskan mengakhiri kebijakan tingkat suku bunga rendah mereka, menurut hasil minutes yang dirilis pada hari Rabu.