Dollar AS Menuju Level Tertinggi 3-Minggu

DOLLAR AS MENUJU LEVEL TERTINGGI 3-MINGGU

Dollar AS Menuju Level Tertinggi 3-Minggu
26 September 2017 in Berita Forex Terkini - Kabar Pasar Hari Ini - by Eko Trijuni

Dollar AS melayang mendekati level tertinggi tiga minggu terhadap mata uang utama lainnya pada hari Selasa, di tengah ketegangan geopolitik baru antara AS dan Korea Utara meskipun ada pernyataan beragam oleh pejabat Federal Reserve.

Greenback menguat setelah Presiden Federal Reserve New York William Dudley pada hari Senin mengatakan Fed berada di jalur secara bertahap menaikkan suku bunga mengingat faktor-faktor yang menekan inflasi "memudar" dan fundamental ekonomi AS membaik."Saya memperkirakan inflasi akan naik dan stabil di sekitar target 2% (Fed) selama jangka menengah," katanya.

Namun, Presiden Federal Fed Bank Sentral Charles Evans mengatakan tak lama setelah itu, bank sentral A.S. harus menunggu sampai ada tanda-tanda yang jelas bahwa pendapatan dan harga naik sebelum menaikkan suku bunga lagi, memperingatkan bahwa bergerak terlalu cepat akan menjadi sebuah kebijakan "salah langkah".

Sementara itu, investor tetap berhati-hati setelah menteri luar negeri Korea Utara Ri Yong Ho mengatakan pada hari Senin bahwa Presiden Donald Trump telah mengumumkan perang terhadap negara tersebut dan Pyongyang memiliki hak untuk menembak jatuh pembom AS, meskipun mereka tidak berada di tempat udaranya.

Yen safe haven stabil, dengan USD / JPY di 111.71, sementara USD / CHF menguat 0.34% diperdagangkan pada 0.9698.

EUR / USD turun 0.25% menjadi 1.1818 karena pelaku pasar juga masih mencerna fakta bahwa Kanselir Angela Merkel memenangkan masa jabatan keempat pada hari Minggu namun harus membangun sebuah koalisi untuk membentuk sebuah pemerintahan karena Konservatif kehilangan dukungan dalam menghadapi lonjakan oleh Anti-imigrasi Alternatif untuk Jerman (AfD).

Mata uang tunggal juga tetap di bawah tekanan setelah Presiden Bank Sentral Eropa Mario Draghi mengatakan Senin bahwa akomodasi "cukup" bank masih diperlukan dan menambahkan bahwa volatilitas mata uang adalah sumber ketidakpastian yang memerlukan pemantauan.

Pound beringsut lebih tinggi, dengan GBP / USD naik 0.13% pada 1,3483.

Di tempat lain, dolar Australia dan Selandia Baru melemah, dengan AUD / USD turun 0.25% pada 0.79179 dan dengan NZD / USD mundur 0.71% menjadi 0.7221.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0.18% pada 92.62, tidak jauh dari level tertinggi tiga minggu di 92,67 semalam.

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background