Dollar AS Mendekati Level Terendah 2 Minggu

DOLLAR AS MENDEKATI LEVEL TERENDAH 2 MINGGU

Dollar AS Mendekati Level Terendah 2 Minggu
11 April 2018 in Berita Forex Terkini - Kabar Pasar Hari Ini - by Eko Trijuni

Berita forex hari ini,Dollar AS diperdagangkan mendekati terendah dua minggu terhadap mata uang utama pada hari Rabu setelah janji Presiden China Xi Jinping untuk memotong tarif bea impor meredakan kekhawatiran tentang konflik perdagangan AS-Cina.

Indeks dollar AS terhadap enam mata uang utama terakhir berada di 89,588, diperdagangkan dalam kisaran terendah 89,544 yang ditetapkan pada hari Selasa, level terendah sejak 28 Maret.

Presiden Cina Xi Jinping berjanji pada hari Selasa untuk membuka ekonomi negara lebih lanjut dan menurunkan tarif impor pada produk seperti mobil, dalam pidato yang dilihat sebagai upaya untuk meredakan perselisihan perdagangan yang meningkat dengan Amerika Serikat.

google-review-foreximf

Ekuitas global rally dan harga minyak melonjak lebih dari 3 persen pada Selasa karena komentar Xi meredakan kekhawatiran tentang risiko perang dagang antara dua ekonomi terbesar dunia yang dapat membahayakan pertumbuhan global.

Terhadap yen, dolar melemah 0.1 persen menjadi 107,12. Yen adalah mata uang safe haven yang cenderung menarik permintaan pada saat ketidakpastian ekonomi dan sebaliknya.

Dollar AS mungkin akan tetap di bawah 108 terhadap yen dalam waktu dekat terutama karena memanasnya ketegangan geopolitik, kata Stephen Innes, kepala perdagangan di Asia-Pasifik untuk Oanda.

Rusia dan Amerika Serikat diduga terlibat pada hari Selasa di Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai penggunaan senjata kimia di Suriah ketika Washington dan sekutunya mempertimbangkan apakah akan menyerang pasukan Presiden Bashar al-Assad atas dugaan serangan gas beracun akhir pekan lalu.

Euro bertahan stabil di $ 1,2360, melayang didekat level tertinggi Selasa di $ 1,2378, level terkuatnya sejak 28 Maret.

Mata uang umum telah mendapatkan dorongan pada hari Selasa setelah pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa Ewald Nowotny mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara bahwa program pembelian obligasi 2,55 triliun euro ($ 3,15 triliun) akan ditutup pada akhir tahun ini, yang kemudian akan memuluskan jalan untuk kenaikan suku bunga pertama bank sejak pada tahun 2011.

[av_magazine link='post_tag,121,278,276' items='3' offset='0' thumbnails='aviaTBthumbnails' heading_active='aviaTBheading_active' heading='Berita Lainnya' heading_link='manually,https://www.foreximf.com/berita/' heading_color='theme-color' heading_custom_color='#ffffff' first_big_pos='top']

Share :

FOREXimf Footer Background